Kebakaran Hebat Menghanguskan Peternakan Babi di Ohio, Ribuan Hewan Tewas
Jakarta, iNBrita.com — Pada Rabu (25/2/2026), api besar melanda peternakan babi di Ohio, Amerika Serikat, menewaskan sekitar 6.000 dari 7.500 ekor babi. Kepala Distrik Pemadam Kebakaran Gabungan Central Townships, Brian Bennington, menyatakan bahwa asap tebal dari kebakaran terlihat hingga Fine Oak Farms di London. Api menghancurkan dua dari lima bangunan utama peternakan saat petugas tiba, sehingga mereka meminta bantuan dari beberapa departemen pemadam kebakaran lain.
Petugas menghadapi kondisi sulit karena angin kencang berkisar 20 mph dengan hembusan hingga 35 mph yang mempercepat penyebaran api. Selain itu, keterbatasan pasokan air di daerah pedesaan memaksa mereka mengangkut air dalam jumlah besar. Api baru berhasil mereka kendalikan setelah lima jam.
Jumlah Hewan dan Keselamatan
Menurut laporan ABC pada Kamis (26/2/2026), ribuan babi tewas, tetapi tidak ada manusia yang terluka. Petugas menyelamatkan 1.500 babi dan memindahkannya ke lokasi lain. Bennington menambahkan bahwa limbah babi yang tersimpan di bawah bangunan terbakar tetap aman dan tidak membahayakan kualitas air tanah. Sehari setelah kebakaran, seorang reporter AP melihat Fine Oak Farms masih mengepulkan sedikit asap dari area terbakar.
Kondisi Peternakan Pasca Kebakaran
Api menghancurkan beberapa bangunan dan membuat sebagian runtuh. Puing-puing dan tabung penyimpanan besar dari logam menghitam akibat kobaran api. Kebakaran terutama merusak satu area kompleks pertanian, sementara bangunan lain di sekitarnya tetap utuh.
Saat ini, Kantor Kepala Pemadam Kebakaran Negara Bagian Ohio menyelidiki penyebab kebakaran. Bennington menegaskan bahwa mereka belum menemukan indikasi kebakaran disengaja di ladang yang terletak di Madison County, sekitar 40 kilometer barat daya Columbus.
(eny)














