Jakarta, iNBrita.com – Harga emas dunia diperkirakan tetap fluktuatif pekan depan. Saat ini, pasar menetapkan USD 4.964 per troi ons, sementara emas Antam berada di Rp 2.920.000 per gram.
Menurut analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, jika harga turun, level support emas dunia akan berada di USD 4.718–4.831 per troi ons. Sebaliknya, jika harga naik, pasar akan menetapkan harga di USD 5.057–5.170 per troi ons.
Ibrahim menjelaskan beberapa faktor yang akan memengaruhi harga emas. Kedua, bank sentral Eropa dan Inggris menahan suku bunga karena kondisi ekonomi global masih belum stabil. Selain itu, isu geopolitik juga berperan, termasuk pertemuan AS-Iran di Oman, konflik Rusia-Ukraina, dan tuduhan Trump terkait uji coba nuklir Tiongkok.
Di sisi lain, harga emas Antam di Indonesia mengikuti tren dunia. Jika harga dunia turun, emas Antam akan bergerak di kisaran Rp 2.620.000–2.725.000 per gram. Sebaliknya, jika harga dunia naik, pasar menetapkan harga di Rp 2.800.000–2.900.000 per gram. Selain itu, CME menaikkan margin dan spread, sehingga menekan minat transaksi dan berdampak pada harga emas dunia.









