Bayi Gaza Tewas Hipotermia di Tengah Musim Dingin

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berjalan di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Jalur Gaza.

Warga berjalan di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Jalur Gaza.

Gaza, iNBrita.com Pengungsi di Gaza, Palestina, menghadapi musim dingin yang keras di tengah serangan besar-besaran Israel, meskipun gencatan senjata telah berlaku. Kondisi ini merenggut nyawa bayi milik Eman Abu al-Khair, yang meninggal akibat hipotermia.

Seperti dilaporkan Al Jazeera pada Minggu (21/12/2025), Eman Abu al-Khair terus menangis sambil menggenggam tas kecil berisi pakaian bayinya. Perempuan berusia 34 tahun itu kehilangan putranya, Mohammed, yang hanya bertahan hidup selama 14 hari.

“Aku masih mendengar tangisannya di telingaku. Aku terbangun di malam hari dan tak percaya bahwa tangisan yang biasa membangunkanku itu tak akan pernah ada lagi,” ujar Eman.

Tragedi ini bermula pada malam 13 Desember di al-Mawasi, wilayah barat Khan Younis, Gaza selatan. Saat itu, Eman dan keluarganya mengungsi setelah serangan Israel menghancurkan rumah mereka di bagian timur Khan Younis.

Eman menidurkan Mohammed di dalam tenda. Ketika ia terbangun untuk memeriksanya, ia mendapati kondisi bayinya sangat mengkhawatirkan. Suhu udara turun drastis, sementara keluarga itu tidak memiliki tempat berlindung dan pakaian hangat yang layak bagi bayi baru lahir.

“Tubuhnya sedingin es. Tangan dan kakinya membeku, wajahnya kaku dan menguning, dan napasnya hampir tak terdengar,” kenang Eman. Ia segera membangunkan suaminya agar mereka bisa membawa Mohammed ke rumah sakit. Namun, sang suami tidak menemukan alat transportasi.

Hujan deras mengguyur kawasan itu sepanjang malam. Kondisi tersebut membuat mereka mustahil mencapai rumah sakit, bahkan dengan berjalan kaki.

Saat fajar tiba, mereka bergegas menuju rumah sakit menggunakan gerobak yang ditarik hewan. Namun, mereka tiba terlambat. Kondisi Mohammed sudah kritis.

Tenaga medis di Rumah Sakit Bulan Sabit Merah di Khan Younis langsung menangani Mohammed setelah melihat kondisinya yang memburuk. Wajah bayi itu membiru dan tubuhnya mengalami kejang, sehingga dokter segera membawanya ke unit perawatan intensif anak.

Mohammed menjalani perawatan intensif selama dua hari dengan bantuan ventilator. Ia meninggal dunia pada 15 Desember.

“Bayi saya tidak memiliki penyakit apa pun. Semua hasil tesnya normal. Tubuhnya yang kecil tidak mampu menahan dingin ekstrem di dalam tenda,” kata Eman sambil menangis.

Kementerian Kesehatan Gaza mengonfirmasi bahwa Mohammed Khalil Abu al-Khair, bayi berusia dua minggu, meninggal akibat hipotermia akut. Cuaca dingin ekstrem dan kondisi hidup yang keras menjadi penyebab utama kematiannya.

“Anak tersebut tiba di rumah sakit dua hari lalu dan dirawat di unit perawatan intensif, tetapi ia meninggal kemarin,” ujar kementerian dalam pernyataan resminya.

Dengan meninggalnya Mohammed, jumlah anak yang wafat akibat cuaca dingin di Gaza meningkat menjadi empat orang sepanjang bulan ini. Sebelumnya, kementerian melaporkan tiga kematian serupa pada pekan sebelumnya.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Mendikdasmen Abdul Mu'ti.( Foto Humas Kemendikdasmen )

Uncategorized

Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh 2027

Sabtu, 12 Sep 2026 - 18:00 WIB

Dewi Yulianti memimpin rapat identifikasi pemenuhan hak dasar masyarakat Desa Pondok Agung.

SUNGAI PENUH

Dewi Yulianti Dorong Pondok Agung Wujudkan Desa Sadar HAM

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:00 WIB

GEN Autocare menghadirkan layanan cuci motor dengan fasilitas modern dan air bersih dari sumber mata air. ( Foto istimewa)

Teknologi

GEN Autocare Sungai Penuh Hadirkan Cuci Motor Profesional

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:00 WIB

Ayam goreng khas Solo dengan daging empuk dan bumbu meresap.

Kuliner

5 Ayam Goreng Legendaris Solo yang Wajib Dicoba

Sabtu, 12 Sep 2026 - 14:00 WIB

Aneka buah segar untuk membantu menjaga kadar asam urat.

Kesehatan

Asam Urat Tinggi? Coba Konsumsi Buah Ini

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:00 WIB