Home / Internasional

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:00 WIB

Raymond Indra dan Joaquin Siap Debut All England

Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, saat tampil dalam turnamen BWF awal musim.

Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, saat tampil dalam turnamen BWF awal musim.

Jakarta, iNBrita.comGanda putra muda Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, akan menjalani debut di All England 2026. Kedua atlet itu menyambut turnamen bulu tangkis tertua di dunia sebagai mimpi yang menjadi nyata.

Setelah menjalani jadwal padat sepanjang Januari dan tampil di Badminton Asia Team Championships (BATC) Februari lalu, Raymond/Joaquin kini fokus menatap All England yang berlangsung di Birmingham, 3-8 Maret mendatang.

Sebagai pendatang baru, pasangan juara Australia Open 2025 itu membayangkan pengalaman spesial saat berlaga di turnamen bergengsi ini.

“Ini salah satu wishlist saya juga bisa main di All England. Atmosfernya beda, turnamen ini paling ditunggu semua orang, dan saya ingin banget merasakan main di situ. Tapi kami harus kontrol ambisi, jadi kami jalani step by step,” kata Joaquin saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung.

Baca juga :   Monadi Serahkan Sertifikat 116 Pekerja Konstruksi Kerinci

Raymond pun tak kalah antusias. Ia ingin merasakan pengalaman tampil di Utilita Arena Birmingham, termasuk mencoba karpet abu-abu ikonik.

“Saya ingin mencoba karpet abu. Penasaran, karena belum pernah main di sana. Apalagi di All England. Pasti keren,” ujar Raymond.

Jaga Ekspektasi, Tetap Realistis

Meski antusias, keduanya tetap realistis. Performa mereka tengah menanjak. Setelah menjuarai Australia Open 2025, Raymond/Joaquin mempertahankan konsistensi dengan menempati posisi runner-up di Indonesia Masters dan Thailand Masters 2026. Hasil itu membawa mereka menembus 20 besar dunia dan membuat publik mulai mengandalkan mereka meraih gelar.

Baca juga :   Liam Oetoehganal Resmi Dikontrak Klub Sparta Rotterdam

“Ambisi juara pasti ada, tapi kami fokus melakukan yang terbaik dulu. Kami latihan, mengembalikan kondisi fisik, meningkatkan stamina—apalagi kami akan menghadapi tiga turnamen beruntun. Tidak mudah, tapi kami siap,” jelas Raymond.

Tekanan mulai muncul seiring meningkatnya ekspektasi publik.

“Tahun lalu kami masih mengejar dari bawah. Sekarang orang-orang melihat, ‘Wah, mereka masih bisa menang,’ dan ekspektasi itu makin tinggi,” kata Joaquin.

Raymond menambahkan, “Tekanan memang lebih besar dibanding sebelumnya. Kami berusaha mengontrol apa yang bisa dikontrol. Ekspektasi netizen tidak bisa kami kontrol, tapi kami jadikan motivasi supaya bisa tampil lebih baik ke depan.”

(Tim*)

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Salju langka menutupi jalan dan permukiman di Belanda selama musim dingin

Internasional

Salju Langka Lumpuhkan Transportasi Belanda Selama Empat Hari
Aparat agen imigrasi AS berjaga saat demonstrasi besar di Minneapolis

Internasional

Agen Imigrasi AS Tembak Warga AS Minneapolis
Perdana Menteri Kanada Mark Carney berbicara di depan mikrofon dengan bendera Kanada di latar belakang.

Internasional

Trump Ancam Tarif 100% Kanada Jika Perdagangan China
Iran dan Israel

Internasional

Qatar Jadi Penengah Gencatan Senjata Antara Iran-Israel
Lionel Messi gol untuk Inter Miami saat menghadapi New England Revolution

Internasional

Messi Cetak Dua Gol, Inter Miami Menang
Batangan emas Antam 24 karat sebagai ilustrasi harga emas.

Internasional

Emas Antam Hari Ini Masih Terus Naik!
Ilustrasi BMKG , BUMI dan Matahari yang menunjukkan interaksi partikel Matahari dengan medan magnet Bumi.

Internasional

BMKG Laporkan Badai Magnet Bumi Akibat Aktivitas Matahari

Internasional

NATO Kirim Pasukan, Trump Tetap Ingin Kuasai Greenland