Khamenei Tewas Diserang AS-Israel, Harga Minyak Melonjak

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (REUTERS/Amir Cohen)

Foto: (REUTERS/Amir Cohen)

Krisis Timur Tengah: Serangan AS-Israel ke Iran dan Dampaknya

1. Serangan Gabungan AS-Israel

Jakarta, iNBrita.com — Sabtu pagi (29 Februari 2026), Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Iran setelah sebelumnya memantau lokasi pejabat senior dan fasilitas rudal di Teheran. Sekitar 200 jet tempur menghantam lebih dari 500 target. Beberapa jam kemudian, Presiden AS Donald Trump mengumumkan keterlibatan AS dalam operasi militer untuk menghilangkan “ancaman yang akan segera terjadi”.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa serangan membunuh pejabat senior Iran dan memperingatkan serangan lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang.

2. Kematian Ayatollah Khamenei

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan membunuh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa anggota keluarganya. Akibatnya, Teheran menetapkan masa berkabung selama 40 hari dan libur nasional tujuh hari. Sementara itu, Trump menyebut Khamenei “salah satu orang paling jahat dalam sejarah” dan menegaskan bahwa AS akan terus melancarkan serangan.

3. Respons Oposisi Iran

Reza Pahlavi, putra mendiang Shah Iran yang tinggal di Washington, menyatakan kematian Khamenei menandai akhir Republik Islam. Ia juga menekankan kesiapan untuk memimpin transisi demokratis di Iran, dengan menyusun konstitusi baru melalui referendum dan menggelar pemilihan umum bebas, sehingga warga Iran dapat menentukan masa depan mereka.

Baca Juga :  Jepang Tampilkan Sumo Untuk Promosi Budaya Dunia

4. Balasan Iran dan Kerusakan Regional

Garda Revolusi Iran menembakkan rudal ke Israel, pangkalan AS di Teluk, dan negara-negara Arab sebagai balasan langsung terhadap serangan gabungan.

  • Israel: rudal Iran menewaskan 1 orang dan melukai 21 lainnya.

  • UEA: rudal Iran menewaskan 2 orang di Abu Dhabi dan melukai 4 orang di Dubai.

  • Arab Saudi, Bahrain, dan Qatar: pasukan Iran meledakkan fasilitas di ibu kota masing-masing.

  • Irak: serangan udara AS menewaskan 2 anggota kelompok pro-Iran.

Selanjutnya, Garda Revolusi menutup Selat Hormuz karena situasi keamanan yang memburuk, sehingga pasokan minyak global terancam.

5. Dampak Penerbangan dan Wilayah Udara

Negara-negara menutup wilayah udara mereka: Iran, Israel, Qatar, Irak, UEA, Suriah, Yordania, dan Kuwait. Selain itu, maskapai global menangguhkan ribuan penerbangan, termasuk Emirates, Qatar Airways, Delta, Air India, Garuda Indonesia, dan Lufthansa, sehingga perjalanan udara regional terhenti sementara.

Baca Juga :  Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026 dengan Ilustrasi

6. Pemimpin Baru Iran

Presiden Iran Masoud Pezeshkian, kepala kehakiman Gholamhossein Mohseni Ejei, dan pejabat tinggi lain memimpin periode transisi. Serangan itu juga membunuh Kepala Pasukan Garda Revolusi Mohammad Pakpour dan penasihat tinggi Ali Shamkhani, yang semakin mempercepat restrukturisasi kepemimpinan.

7. Reaksi Dunia

PBB mengadakan pertemuan darurat, dan Sekretaris Jenderal Antonio Guterres memperingatkan bahwa aksi militer dapat memicu eskalasi tak terkendali. Negara-negara Teluk mengecam serangan Iran, sementara Rusia mengecam AS dan Israel karena “menciptakan petualangan berbahaya”. Sebagai respons, OPEC+ (Arab Saudi, Rusia, Irak, UEA, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, Oman) menggelar pertemuan darurat untuk menyesuaikan produksi minyak agar pasar tetap stabil.

8. Dampak Harga Minyak

Blokade Selat Hormuz berisiko menaikkan harga minyak global. Para analis memperkirakan Brent bisa mencapai US$100 per barel jika Iran menutup jalur itu untuk jangka panjang, karena 20% produksi minyak dunia melewati Selat Hormuz.

(tim)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB