Jakarta, iNBrita.com — Rutin berolahraga tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga menurunkan risiko kematian dini sebelum usia 75 tahun. Penelitian dari Harvard TH Chan School of Public Health menemukan bahwa orang yang melakukan berbagai jenis olahraga bisa hidup lebih lama dibanding mereka yang hanya fokus pada satu jenis aktivitas.
Para peneliti mengikuti lebih dari 111.000 orang dewasa selama 30 tahun. Mereka mencatat jenis olahraga dan durasinya, termasuk berjalan, jogging, bersepeda, mendayung, olahraga raket, angkat beban, yoga, dan aktivitas luar ruangan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Temuan ini berlaku untuk semua tingkat intensitas. Para peneliti menekankan bahwa variasi aktivitas fisik lebih bermanfaat daripada hanya mengandalkan durasi atau satu jenis latihan. “Memadukan berbagai jenis olahraga memberi manfaat tambahan dibanding fokus pada satu jenis saja,” kata Yang Hu, salah satu peneliti utama. Kombinasi olahraga ini membantu meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, dan kesehatan jantung secara keseluruhan.
Mereka menemukan bahwa melakukan latihan intensitas sedang selama 75 menit per minggu bisa menurunkan risiko penyakit jantung hingga 17 persen, risiko kanker 7 persen, dan risiko kematian dini 23 persen. Aktivitas ini mencakup jalan cepat, yoga, berkebun, memotong rumput, dan aerobik air. Gabungan latihan kardiovaskular, penguatan otot, dan aktivitas fleksibilitas memberikan efek yang lebih besar terhadap kesehatan tubuh.
Para ilmuwan menyimpulkan bahwa variasi olahraga lebih efektif untuk memperpanjang umur dan meningkatkan kualitas hidup. Mereka mendorong masyarakat untuk menambahkan berbagai jenis latihan ke dalam rutinitas mingguan, bukan hanya mengandalkan satu olahraga. Dengan beragam aktivitas fisik, tubuh tetap bugar, harapan hidup meningkat, dan risiko berbagai penyakit kronis menurun.
(vvr)














