Jalan Kaki Rutin Turunkan Risiko Kanker Pencernaan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berjalan kaki rutin selama 5 jam per minggu dapat membantu menurunkan risiko kanker pencernaan jika dilakukan konsisten selama bertahun-tahun.

Berjalan kaki rutin selama 5 jam per minggu dapat membantu menurunkan risiko kanker pencernaan jika dilakukan konsisten selama bertahun-tahun.

Jakarta, iNBrita.com – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa berjalan kaki selama lima jam setiap minggu dapat menurunkan risiko kanker sistem pencernaan, termasuk kanker usus besar, hati, dan pankreas. Namun, para peneliti menegaskan bahwa konsistensi adalah kunci, karena manfaat ini baru terlihat jika dilakukan secara teratur selama 30 tahun.

Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Yiwen Zhang dari Harvard T.H. Chan School of Public Health. Timnya menganalisis data dari tiga kelompok besar di Amerika Serikat yang melibatkan 231.067 partisipan dan diikuti selama sekitar 32 tahun.

“Aktivitas fisik dapat memberikan efek anti-kanker secara sistemik, seperti meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan peradangan, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh,” jelas Dr. Zhang dikutip dari Daily Mail, Sabtu (1/11/2025).

Pada awal penelitian, semua peserta dalam kondisi sehat tanpa riwayat kanker maupun penyakit jantung. Mereka mengisi survei setiap dua hingga empat tahun tentang kondisi medis dan aktivitas fisik di waktu luang. Lebih dari 90 persen peserta rutin mengirimkan datanya di setiap siklus survei.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Canangkan Desa Sanggaran Agung sebagai Kampung Alpukat Kerinci

Aktivitas fisik yang tercatat mencakup jalan kaki, jogging, berlari, bersepeda, berenang, tenis, squash, aerobik, hingga pekerjaan luar ruangan. Peneliti juga menambahkan informasi tentang angkat beban dan jumlah tangga yang dinaiki pada periode berikutnya.

Sepanjang studi, diagnosis kanker diverifikasi melalui rekam medis, sedangkan kematian (sebanyak 3.791 kasus) dikonfirmasi lewat laporan autopsi. Secara keseluruhan, 6.358 peserta mengalami kanker sistem pencernaan.

Hasil analisis menunjukkan bahwa partisipan berusia 40–75 tahun yang aktif secara fisik memiliki risiko dan tingkat kematian akibat kanker pencernaan yang lebih rendah. Tingkat aktivitas fisik optimal ditemukan sekitar 50 jam per minggu, tetapi yang paling penting adalah keteraturan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Rahasia Umur Panjang Orang Jepang dengan Senam Lima Menit

Menjaga 17 MET-jam per minggu—setara dengan 5 jam jalan cepat atau 2 jam lari—selama 30 tahun memberikan manfaat terbesar, yaitu menurunkan risiko kanker pencernaan hingga 17 persen.
Sebagai catatan, MET (Metabolic Equivalent of Task) adalah satuan yang digunakan untuk mengukur energi yang dibakar tubuh saat beraktivitas.

Temuan ini menegaskan bahwa tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi dari rekomendasi umum dibutuhkan untuk mendapatkan manfaat maksimal.

“Menjaga aktivitas fisik yang konsisten dalam jangka panjang sangat bermanfaat untuk mencegah kanker, yang biasanya berkembang perlahan selama bertahun-tahun,” tutup Zhang.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahasia Umur Panjang Orang Jepang dengan Senam Lima Menit
Cara Mencegah Prediabetes Agar Terhindar dari Diabetes
Telur Omega-3 Apakah Lebih Rendah Kolesterol Faktanya
8 Minuman Pagi Berbahaya yang Wajib Anda Hindari
Waspadai Lima Makanan Pemicu Hipertensi dan Stroke
BPOM Pastikan Terapi Nikotin Aman untuk Berhenti Merokok
Waspadai Gejala Kolesterol Tinggi yang Muncul di Kaki
Konsumsi Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:00 WIB

Rahasia Umur Panjang Orang Jepang dengan Senam Lima Menit

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:00 WIB

Cara Mencegah Prediabetes Agar Terhindar dari Diabetes

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Telur Omega-3 Apakah Lebih Rendah Kolesterol Faktanya

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:00 WIB

8 Minuman Pagi Berbahaya yang Wajib Anda Hindari

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:00 WIB

Waspadai Lima Makanan Pemicu Hipertensi dan Stroke

Berita Terbaru

Kerusakan akibat gempa Filipina (Foto: REUTERS/Noel Celis)

Internasional

Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:00 WIB

Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh saat meninjau pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib. ( doc DPRD)

SUNGAI PENUH

DPRD Tinjau Pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib

Selasa, 9 Jun 2026 - 08:00 WIB

Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah menghadiri RUPS Luar Biasa Bank Jambi di Bandung, Senin (8/6/2026).

SUNGAI PENUH

Wawako Azhar Hadiri RUPS Perkuat Sektor Keuangan Daerah

Selasa, 9 Jun 2026 - 07:00 WIB

MinyaKita tak lagi masuk program Bantuan Pangan. ( Foto ist)

Ekonomi

MinyaKita Tak Lagi Masuk Bantuan Pangan, Ini Alasannya

Selasa, 9 Jun 2026 - 06:00 WIB

Foto: AFP via Getty Images/TORU YAMANAKA

Kesehatan

Rahasia Umur Panjang Orang Jepang dengan Senam Lima Menit

Selasa, 9 Jun 2026 - 05:00 WIB