Pramono Anung Ingatkan Pentingnya Disiplin Protokol Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramono Anung menghadiri acara peresmian Klinik BUMN Medika di Jakarta, Rabu (22/10/2025)

Pramono Anung menghadiri acara peresmian Klinik BUMN Medika di Jakarta, Rabu (22/10/2025)

Jakarta, iNBrita.com — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat 1,9 juta kasus flu dan COVID-19 bergejala ringan di wilayah DKI Jakarta.

Sejak awal tahun hingga Oktober 2025. Data ini menunjukkan bahwa aktivitas penyakit pernapasan di ibu kota meningkat signifikan sepanjang tahun. Sebagian besar pasien mengalami gejala ringan dan berhasil pulih tanpa menjalani perawatan di rumah sakit.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta masyarakat tetap tenang menghadapi peningkatan kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan dan tenaga medis.

Pramono menjelaskan bahwa sebagian besar kasus merupakan flu ringan dan COVID-19 varian baru dengan gejala mirip influenza.

“Kasusnya memang banyak, tapi sebagian besar hanya flu ringan dan COVID-19 varian baru yang gejalanya mirip influenza. Sekarang ini sudah seperti flu biasa saja,” ujar Pramono di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga :  Warna Urine Penanda Gagal Ginjal yang Perlu Diwaspadai

Kemenkes melaporkan peningkatan proporsi kasus positif COVID-19 secara nasional berdasarkan Laporan Surveilans Influenza dan COVID-19 Minggu ke-42 tahun 2025 (periode 12–18 Oktober).

Laporan tersebut mencatat bahwa proporsi positif COVID-19 naik dari 1 persen menjadi 3 persen dibanding minggu sebelumnya. Petugas laboratorium memeriksa 258 spesimen dan menemukan 11 kasus positif COVID-19. Pemeriksa laboratorium membagi kasus positif itu ke dalam tujuh kasus sentinel SARI dan empat kasus non-sentinel, dengan tingkat positivity rate sebesar 4,26 persen.

Sepanjang tahun 2025, Kemenkes memeriksa 16.617 spesimen dan menemukan 447 kasus positif COVID-19. Pemerintah mencatat positivity rate sebesar 2,69 persen dari hasil pemeriksaan tersebut. DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan DI Yogyakarta melaporkan jumlah kasus tertinggi.

Kemenkes mengidentifikasi tiga varian dominan COVID-19 yang beredar di Indonesia pada Agustus 2025, yaitu XFG (57 persen), LF.7 (29 persen), dan XFG 3.4.3 (14 persen). Lembaga tersebut menetapkan varian-varian itu sebagai varian dengan risiko rendah.

Baca Juga :  Konsep Inner Courtyard untuk Hunian Sehat dan Nyaman

Kemenkes menjelaskan bahwa subvarian LF.7.9.1 dan LP.7 memiliki karakteristik yang serupa dengan JN.1, yang masih berstatus Variants of Interest sejak Desember 2023.

Pemerintah memperkuat sistem surveilans sentinel dan laboratorium rujukan untuk memantau perkembangan varian baru secara rutin.

Kemenkes mengimbau masyarakat menjaga kebersihan, menggunakan masker saat sakit, dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala demam, batuk, atau pilek berkepanjangan.

“Tidak perlu panik, tetapi tetap waspada. Jaga daya tahan tubuh, istirahat cukup, dan hindari kontak dekat saat sedang tidak sehat,” tulis Kemenkes dalam laporan resminya.

Kemenkes menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Indonesia masih terkendali. Pemerintah terus memantau perkembangan penyakit pernapasan agar lonjakan kasus tidak berkembang menjadi wabah baru.

(ES*)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Bahaya Mikroplastik dari Dapur Ancam Kesehatan Keluarga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:00 WIB

Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:00 WIB

Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan

Berita Terbaru

Pertama kali dalam sejarah pemenang Piala Dunia 2026 dihadiahi cincin emas (FIFA)

Internasional

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Senin, 20 Jul 2026 - 21:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto memaparkan percepatan implementasi ekspor satu pintu SDA lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jakarta, Senin (20/7/2026).(Foto: dok. YouTube Setpres)

Nasional

Prabowo Ekspor Satu Pintu, DSI Berlaku September 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 20:00 WIB

Tampilan hadiah kode redeem FC Mobile berupa pemain OVR 115 dan item spesial terbaru Juli 2026.(Foto: FC Mobile)

Game

Kode Redeem FC Mobile Terbaru Juli 2026 Hadiah OVR

Senin, 20 Jul 2026 - 19:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam, UBS, dan Galeri24 yang dijual di Pegadaian dengan harga terbaru per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Antam UBS Galeri24 Terbaru

Senin, 20 Jul 2026 - 18:00 WIB