Ahli Tegaskan TBC Tidak Bisa Diobati Herba

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ari Saputra

Foto: Ari Saputra

Jakarta,iNBrita.com – Publik belakangan dibuat heboh oleh seorang influencer yang mengklaim tuberkulosis (TBC) bisa dicegah dan disembuhkan hanya dengan ramuan herbal. Namun, para ahli medis menegaskan bahwa klaim itu menyesatkan dan berisiko membahayakan pasien.

Dokter spesialis paru, Prof. dr. Agus Susanto, SpP, menegaskan bahwa pasien tidak bisa hanya mengandalkan herbal untuk mengobati TBC. Ia menjelaskan, jika pasien hanya memakai herbal, penyakitnya tidak akan sembuh, bahkan bisa menyebar ke organ tubuh lain.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Cek

“Pernyataan itu salah. Jika seseorang terkena TBC dan hanya memakai herbal, penyakitnya tidak akan sembuh. Kondisinya bisa memburuk, dan infeksi bisa menyebar ke bagian tubuh lain,” ujar Prof. Agus kepada detikcom, Senin (16/3/2026).

Prof. Agus menambahkan bahwa dokter telah mengikuti pedoman ketat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kementerian Kesehatan RI, dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) saat meresepkan obat TBC.

“Pasien harus mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara rutin hingga selesai, minimal enam bulan, agar dokter dapat membunuh bakteri sepenuhnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Walikota Alfin Pimpin Upacara HUT PGRI ke 80

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr. Inggrid Tania, menambahkan bahwa penelitian ilmiah belum menemukan tanaman herbal yang mampu membunuh bakteri penyebab TBC.

“Dokter membutuhkan obat yang bisa membunuh Mycobacterium tuberculosis sampai tuntas. Herbal tidak bekerja dengan cara itu, jadi pasien tidak bisa mengandalkan herbal untuk menyembuhkan TBC,” terang dr. Inggrid.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Berita Terbaru

Gerai KDMP Desa Wonokerto yang kini berkembang menjadi ritel modern.(Foto : Kompas.com/MOH.ANAS)

Ekonomi

Modal Rp2 Juta, KDMP Raup Omzet Rp260 Juta

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:00 WIB

BCA dan Pegadaian meluncurkan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi dan situs web myBCA.(Foto : kompas.com/PEXELS/ZLATAKY.CZ)

Ekonomi

Tabungan Emas BCA Mulai Rp10.000, Cek Keuntungannya

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:00 WIB

Prabowo kecam korupsi program MBG. (TV Parlemen)

Nasional

Prabowo Kecam Korupsi MBG, Tegaskan Anak Wajib Bergizi

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:00 WIB

DPRD Kota Sungai Penuh menggelar rapat paripurna membahas perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan KUA dan PPAS 2026

Jumat, 14 Agu 2026 - 11:00 WIB

Bulog sosialisasikan penyaluran beras bantuan pangan tahap II 2026. (Foto Alfatimenewa,com)

KERINCI

Bulog Pastikan Bantuan Beras Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 14 Agu 2026 - 10:00 WIB