Home / Ekonomi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:00 WIB

LPEI Dukung UMKM Ekspor Lewat Pelatihan dan Pembiayaan

Marketing Director PT Makbul Abadi Semestar, Sri Wulan (kanan), menunjukkan produk buah kering UMKM binaan LPEI di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40, ICE BSD, Tangerang, Minggu (19/10/2025).

Marketing Director PT Makbul Abadi Semestar, Sri Wulan (kanan), menunjukkan produk buah kering UMKM binaan LPEI di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40, ICE BSD, Tangerang, Minggu (19/10/2025).

Jakarta, iNBrita.com – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank terus membantu UMKM menembus pasar global melalui pelatihan dan pembiayaan ekspor.

Salah satu peserta sukses adalah PT Makbul Abadi Semestar, aggregator produk UMKM yang mengikuti program Coaching Program for New Exporter (CPNE) pada 2024. Setelahnya, perusahaan ini berhasil mengekspor produk lokal ke berbagai negara.

50 UMKM Tergabung

Marketing Director PT Makbul Abadi Semestar, Sri Wulan, menjelaskan pihaknya telah menggandeng lebih dari 50 UMKM. Produk yang dipasarkan antara lain keripik tempe, keripik buah, dan buah kering.

“Selama TEI 2025, kami dapat manfaat ganda: buyer baru dan mitra UMKM baru,” kata Wulan di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40, Tangerang (19/10/2025).

Baca juga :   Gejala Kanker Usus Besar yang Kerap Tak Disadari

Ekspor ke 3 Benua

Perusahaan ini sudah mengekspor ke Amerika Serikat dan Arab Saudi, serta sedang memproses pesanan dari Chile. Setiap pengiriman mencapai sekitar 17.000 bungkus produk UMKM berukuran 100 gram per kontainer.

Wulan menambahkan, ke depan perusahaan menargetkan pasar Prancis, Jepang, dan India, yang tertarik pada produk buah kering asal Indonesia.

Peran LPEI di TEI 2025

LPEI juga berpartisipasi di Trade Expo Indonesia 2025 di ICE BSD, Tangerang, pada 15–19 Oktober 2025. Sebanyak 14 pelaku ekspor binaan LPEI memamerkan produk unggulan Indonesia seperti rempah, buah, sayur, serta makanan dan minuman.

Baca juga :   Ferry Juliantono Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih

Selain pameran, LPEI membuka ruang konsultasi ekspor untuk pelaku usaha. Pengunjung bisa mempelajari pembiayaan, penjaminan, asuransi, hingga pengembangan kapasitas ekspor.

Konsultasi Langsung

“Sebagai Export Credit Agency (ECA), kami menyediakan berbagai layanan bagi pelaku usaha berorientasi ekspor,” ujar Dyza Rochadi, Kepala Divisi Sekretariat Lembaga dan Hubungan Kelembagaan LPEI.

Di booth KemenkeuSatu, LPEI juga menghadirkan petugas Bea Cukai dan Lembaga National Single Window (LNSW) untuk membantu pelaku ekspor mengatasi kendala langsung di tempat.

(VVR*)

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Diskon Listrik 50 Persen Berlaku Juni-Juli 2025
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan program Koperasi Desa Merah Putih di program Jejak Pradana

Ekonomi

Ferry Juliantono Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih

Ekonomi

Rupiah Lagi Anjlok Terhadap Dolar AS

Ekonomi

Mei 2025 Harga BBM Pertamina Turun

Ekonomi

PLN Sumbar Ada Promo Tambah Daya ,Hemat Hingga Jutaan
Tumpukan bawang merah dan cabai segar di pasar tradisional, ilustrasi kenaikan harga bahan pokok di Sungai Penuh.

Ekonomi

Harga Bawang dan Cabai Naik, Omset Pedagang Turun
Ketua GOW Sungai Penuh melihat proses pemarutan ubi oleh Buk Nonon.

Ekonomi

Ketua GOW Apresiasi Perempuan Mandiri di Sungai Penuh

Ekonomi

Koperasi Merah Putih Terbentuk di Kelurahan Sungai Penuh