Menkeu Purbaya Ambil Alih Dana Pemerintah Daerah Menganggur

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengambil alih uang pemerintah daerah (pemda) yang masih menganggur di rekening.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengambil alih uang pemerintah daerah (pemda) yang masih menganggur di rekening.

Jakarta, iNBrita.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengambil alih uang pemda yang menganggur di rekening.

Menurut Purbaya hingga 25 September 2025, pemda merealisasikan belanja APBD sebesar Rp656,4 triliun, atau sekitar 46,86 persen dari total pagu Rp1.400 triliun.

“Lagi dipikirin, nanti kita lihat. Kalau uangnya nganggur, ya kita ambil,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (25/9).

Kementerian Keuangan akan menghitung ulang kebutuhan APBD. Jika pemda lambat menyalurkan anggaran, pemerintah pusat akan mengelola atau mengurangi dana tersebut.

“Pihak pemda perlu dana awal tahun, Januari dan Februari. Tapi kalau benar-benar nganggur di sana, ya kita ambil alih,” tambah Purbaya.

Menkeu juga merencanakan edukasi kepala daerah agar mereka lebih aktif mendukung pertumbuhan ekonomi. Pemda didorong membelanjakan anggaran untuk prioritas penting, sehingga ekonomi domestik terdorong.

“Nanti kita percepat prosedur cash flow, tapi tidak bisa tiba-tiba. Kita harus edukasi mereka dulu dan menilai kemampuan mereka,” jelasnya.

Seretnya belanja pemda terlihat dari dana mengendap di perbankan hingga akhir Agustus 2025 sebesar Rp233,11 triliun, naik dari Rp192,57 triliun tahun sebelumnya.

“Pasti kami akan evaluasi dana di perbankan. Dari sekitar Rp100 triliun tiap akhir Desember, kita lihat berapa yang benar-benar dipakai,” tegas Purbaya.

(*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB

 Pemerintah mengevaluasi penambahan kuota Pertalite akibat lonjakan konsumsi masyarakat.(foto : Liputan6.com/Lizsa Egaham)

Ekonomi

Pemerintah Kaji Penambahan Kuota Pertalite hingga Akhir 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:00 WIB

Hardizal menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Hardizal Dukung Santri Unggul untuk Indonesia Emas 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:00 WIB