Kerinci, iNBrita.com – Objek Wisata Danau Kaco terletak di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Jambi, dan juga berada dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), situs warisan dunia UNESCO yang terkenal akan kekayaan hayatinya
Masyarakat yang pernah berkunjung ke Danau Kaco ini , mereka mengatakan jika Danau Kaco menyimpan keunikan serta keindahan yang sangat memukau.
Dari cerita masyarakat, Danau Kaco memancarkan cahaya terang saat malam, terutama ketika bulan purnama atau tanggal 15 Hijriah. Warga menyebutnya sebagai “Cahaya Intan”, karena kilauannya tampak seperti cahaya lampu yang menerangi langit dari kejauhan.
Selain itu Air Danau Kaco berwarna sangat indah dengan warna hijau kebiruan. Air yang sangat jernih dan berkilau, bahkan di malam hari. Karena kejernihannya, pengunjung sulit memperkirakan kedalamannya secara kasat mata.
Hingga kini, belum ada yang mengetahui pasti kedalaman Danau Kaco. Pemandu lokal pernah mengukur titik terdalam sekitar 20 meter, namun banyak yang meyakini danau ini jauh lebih dalam.
Air di Danau Kaco terasa lebih dingin dibandingkan suhu udara di sekitarnya. Hal ini membuat pengalaman berenang di danau terasa lebih segar dan unik.
Danau Kaco berada di ketinggian 1.289 meter di atas permukaan laut. Lokasinya tersembunyi di dalam hutan lebat TNKS, tepat di perbatasan tiga provinsi: Jambi, Sumatera Barat, dan Bengkulu.
Menurut cerita masyarakat setempat, cahaya yang muncul dari dasar Danau Kaco berasal dari tumpukan intan.
Konon, Raja Gagak menyimpan intan tersebut sebagai titipan dari para pangeran yang ingin meminang Putri Napal Melintang, putri kerajaan yang sangat cantik. Hingga kini, masyarakat percaya bahwa cahaya yang memancar dari danau adalah pantulan dari intan-intan itu.
Jika ingin menuju Danau Kaco pengunjung bisa mengikuti rute berikut:
1. Dari Kota Jambi ke Sungai Penuh
Perjalanan darat sejauh ±500 km dengan waktu tempuh sekitar 10–11 jam.
2. Dari Sungai Penuh ke Desa Lempur
Lanjutkan perjalanan selama ±45 menit menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua.
3. Trekking ke Danau Kaco
Dari Desa Lempur, pengunjung harus berjalan kaki menyusuri hutan selama 3–5 jam. Jalurnya menantang, tetapi akan terbayar lunas saat tiba di danau. (*)









