Morgan Stanley Prediksi Harga Emas Naik 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memegang emas batangan yang menggambarkan tren kenaikan harga emas. ( Foto: Aristya Rahadian)

Memegang emas batangan yang menggambarkan tren kenaikan harga emas. ( Foto: Aristya Rahadian)

Jakarta, iNBrita.com – Bank investasi Morgan Stanley memprediksi harga emas bisa mencapai US$4.500 per ounce atau sekitar Rp73 juta pada pertengahan 2026. Permintaan emas dari bank sentral dan dana investasi (ETF) terus meningkat di tengah ekonomi global yang tidak pasti.

Morgan Stanley menilai harga emas sempat masuk zona overbought berdasarkan indikator RSI. Koreksi harga terakhir membuat pasar lebih seimbang dan memberi ruang bagi investor untuk menata ulang strategi.

Perusahaan itu memperkirakan ETF akan terus membeli emas karena suku bunga global turun. Bank sentral juga akan tetap menambah cadangan, meski tidak sebanyak sebelumnya. Permintaan perhiasan emas diperkirakan tetap stabil sepanjang tahun depan.

Morgan Stanley mengingatkan adanya risiko penurunan harga. Volatilitas pasar bisa membuat investor memindahkan aset ke instrumen lain. Kebijakan moneter juga bisa mendorong bank sentral mengurangi cadangan emas mereka.

Sepanjang 2025, harga emas naik lebih dari 54 persen. Emas mencatat rekor tertinggi US$4.381,21 per ounce atau sekitar Rp71 juta pada 20 Oktober. Setelah itu, harga turun lebih dari delapan persen.

Kenaikan harga emas terjadi karena ketegangan geopolitik, rencana penurunan suku bunga, pembelian besar-besaran oleh bank sentral, dan meningkatnya aliran dana ke ETF berbasis emas.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB

 Pemerintah mengevaluasi penambahan kuota Pertalite akibat lonjakan konsumsi masyarakat.(foto : Liputan6.com/Lizsa Egaham)

Ekonomi

Pemerintah Kaji Penambahan Kuota Pertalite hingga Akhir 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:00 WIB

Hardizal menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Hardizal Dukung Santri Unggul untuk Indonesia Emas 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:00 WIB