Home / Internasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:59 WIB

Nama Tokoh Indonesia Muncul dalam Dokumen Epstein

Jeffrey Epstein/Foto: istimewa

Jeffrey Epstein/Foto: istimewa

Jakarta, iNBrita.com — Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis jutaan dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein. Dokumen itu memuat foto, video, serta riwayat percakapan email. Isinya menyinggung berbagai isu global dan tokoh internasional.

BBC melaporkan dokumen tersebut mencantumkan sejumlah nama asal Indonesia. Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati muncul dalam beberapa email. Email tersebut membahas perkembangan ekonomi dan pemberitaan dunia.

Dokumen hanya menyebut nama Jokowi dan Sri Mulyani dalam konteks informasi global. Tidak ada catatan yang mengaitkan keduanya secara langsung dengan Epstein.

Baca juga :   Apakah 31 Desember 2025 Masuk Libur Nasional

Dokumen itu juga mencantumkan nama pengusaha Indonesia, seperti Hary Tanoesoedibjo dan Eka Tjipta Widjaja. Namun, dokumen mengaitkan nama mereka dengan urusan bisnis dan properti. Kaitan tersebut berhubungan dengan mantan Presiden AS Donald Trump.

ABC Australia menyebut nama Hary Tanoesoedibjo dalam catatan percakapan antara Confidential Human Source dan FBI. Percakapan itu membahas status Hary sebagai miliarder. Dokumen juga menyinggung keterlibatannya dalam pengembangan hotel bermerek Trump.

Salah satu dokumen menuduh Hary membeli properti Trump di Beverly Hills. Dokumen tersebut menyebut harga pembelian lebih tinggi dari nilai pasar.

ABC Indonesia telah menghubungi Hary Tanoesoedibjo untuk meminta tanggapan. Hingga artikel terbit, ABC belum menerima jawaban.

Baca juga :   Dua Remaja Tegal Tenggelam Saat Bikin Konten

Laporan yang sama juga menyebut Eka Tjipta Widjaja. Dokumen mencatat ia membeli properti mewah Trump di Beverly Hills. Nilai pembelian mencapai sekitar US$ 9,5 juta dan dibayar tunai.

Hingga kini, tidak ada bukti hubungan langsung antara tokoh Indonesia tersebut dengan Jeffrey Epstein. Dokumen tidak menunjukkan keterlibatan dalam jaringan kejahatan seksual.

Sebagian besar nama hanya muncul dalam memo ekonomi dan catatan bisnis. Oleh karena itu, pencantuman nama tidak otomatis menunjukkan keterlibatan pidana.

(vvr)

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Fans Kongo menirukan pose Patrice Lumumba di tribun stadion.

Internasional

Kontroversi Selebrasi Pemain Aljazair Usai Lawan Kongo
Seorang presiden menunduk dengan ekspresi serius dalam potret close-up berlatar gelap.

Internasional

Sorotan Berita Internasional Terpopuler Hari Ini
Grafik penurunan harga emas dunia di tengah penguatan dolar AS

Internasional

Harga Emas Dunia Anjlok Akibat Gejolak Global
Salju menutupi Jabal Al-Lawz di Tabuk, Arab Saudi, musim dingin 2025

Internasional

Tabuk Bersalju Kisah Sejarah dan Alam Menakjubkan
Alwi Farhan merayakan kemenangan atas Wang Zhengxing di Indonesia Masters 2026

Internasional

Alwi Farhan Menang Dramatis di Indonesia Masters 2026

Internasional

24 Mei, Hari Perempuan Dunia untuk Perdamaian
Presiden Prabowo Subianto menghadiri forum bisnis Indonesia Jepang di Tokyo

Internasional

Prabowo Amankan Investasi Jepang Rp380 Triliun di Tokyo
Layar Bursa Efek Indonesia menampilkan daftar saham yang mengalami penurunan, dengan siluet seorang wanita memperhatikan pergerakan harga saham.

Internasional

IHSG Anjlok Dipicu Perubahan Metode MSCI Global