inBrita.com – Setiap tanggal 24 Mei, dunia memperingati Hari Perempuan Internasional untuk Perdamaian dan Perlucutan Senjata. Hari ini untuk mengingat perjuangan perempuan dalam menyuarakan perdamaian dan menolak kekerasan bersenjata.
Berbeda dengan Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret fokus kesetaraan dan pencapaian perempuan, peringatan 24 Mei yaitu peran perempuan dalam gerakan Aksi sekelompok perempuan Eropa tahun 1980-an yang menentang senjata, terutama senjata nuklir.
Mereka merasa persenjataan bisa menghancurkan kehidupan. Tahun 1985, perempuan bersatu untuk menyerukan pengurangan senjata dan menghentikan konflik bersenjata.
Sejak itu, 24 Mei dijadikan hari untuk menguatkan suara perempuan dalam menciptakan dunia, kampanye kesadaran publik, hingga gerakan mendorong kebijakan perlucutan senjata.
Perempuan tidak hanya sebagai korban dalam konflik, tetapi juga sebagai solusi. menyerukan penghentian produksi senjata dan mengajak masyarakat untuk memilih jalan damai dibanding kekerasan.
Peringatan ini menjadi pengingat bahwa perdamaian adalah hak semua orang, dan perempuan punya peran besar dalam mewujudkannya.(***)














