PBB Desak Negosiasi Usai Serangan AS ke Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Reuters

Foto: Reuters

Jakarta, iNBrita.com  – Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, mengecam serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran. PBB mendesak semua pihak menahan diri dan segera kembali bernegosiasi. Turk menegaskan, warga sipil selalu menanggung korban terbesar dalam konflik bersenjata.

“Serangan yang terjadi hari ini di Iran dan balasan dari Iran akan menimbulkan kematian, kerusakan, dan penderitaan manusia,” kata Turk, dikutip AFP, Sabtu (28/2/2026). Ia meminta pihak-pihak yang terlibat menurunkan ketegangan dan menggunakan akal sehat.

Baca Juga :  Emas Jadi Aset Berisiko Harga Turun Tajam 2026

Presiden AS, Donald Trump, memerintahkan serangan militer besar-besaran terhadap Republik Islam Iran. Ia memberi ultimatum kepada Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan seluruh angkatan bersenjata Iran: menyerahkan senjata untuk mendapatkan amnesti atau menghadapi kematian.

Media internasional, termasuk CBC News, Al-Jazeera, dan The Guardian, melaporkan bahwa pasukan AS bekerja sama dengan Israel menyerang fasilitas militer dan infrastruktur strategis Iran. Ledakan terdengar di Teheran, Isfahan, dan Shiraz. Sistem pertahanan udara Iran mencoba menangkis proyektil yang masuk. Iran membalas dengan menyerang pangkalan militer AS di Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Oman.

Baca Juga :  Satpol PP dan Dishub Lakukan Penertibkan Trotoar Sungai Penuh

Situasi ini meningkat menjadi konflik serius, dan warga sipil menghadapi bahaya langsung.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Hutri Randa menghadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh

Senin, 31 Agu 2026 - 17:00 WIB