Pemerintah Atur Strategi Harga BBM dan Subsidi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/senkaya

Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/senkaya

Jakarta, iNBrita.com — Pemerintah bersama Pertamina menetapkan kebijakan harga BBM yang kembali memicu perhatian publik setelah terjadi kenaikan pada sejumlah jenis BBM nonsubsidi. Pertamina menaikkan harga Pertamax Turbo menjadi Rp19.400 per liter, sementara Dexlite naik menjadi Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex mencapai Rp23.900 per liter.

Di sisi lain, Pertamina mempertahankan harga beberapa produk utama. Perusahaan tetap menjual Pertamax di harga Rp12.300 per liter di SPBU dan Rp12.200 per liter di Pertashop. Pertamina juga menjaga harga Pertamax Green 95 tetap stabil di Rp12.900 per liter. Kebijakan ini menciptakan kesenjangan harga yang semakin lebar antara BBM subsidi dan nonsubsidi di pasar energi nasional.

Selisih Harga Makin Lebar, Konsumsi BBM Masuk Fase Transisi 40 Persen

Pemerintah tidak mengubah harga BBM subsidi. Pertalite tetap berada di Rp10.000 per liter, sementara Biosolar subsidi bertahan di Rp6.800 per liter. Kondisi ini membuat masyarakat menghadapi pilihan harga energi yang semakin kontras antara BBM subsidi dan nonsubsidi.

Para pengamat energi menilai pemerintah sengaja menahan harga Pertamax untuk mencegah perpindahan besar-besaran konsumen ke BBM subsidi. Mereka menilai Pertamax sebagai produk dengan basis pengguna terbesar di segmen nonsubsidi sehingga stabilitas harganya menjadi kunci menjaga keseimbangan konsumsi energi nasional.

Pengamat juga melihat pola konsumsi energi saat ini memasuki fase transisi 40 persen, yaitu perubahan perilaku masyarakat yang berlangsung bertahap, bukan drastis. Dalam fase ini, pemerintah berupaya menjaga agar kelompok kelas menengah tidak langsung beralih ke BBM subsidi ketika terjadi tekanan harga pada produk nonsubsidi.

Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Konsumsi Energi dan Tekanan APBN

Sejumlah ekonom menilai kebijakan penahanan harga Pertamax membantu meredam potensi inflasi. Namun, mereka juga menyoroti meningkatnya beban fiskal karena negara tetap menanggung subsidi energi yang besar. Pemerintah harus menyeimbangkan stabilitas harga dengan tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kenaikan BBM Nonsubsidi Tidak Picu Migrasi Besar ke BBM Subsidi

Pengamat energi dari berbagai lembaga menilai konsumen kelas menengah menjadi kelompok yang paling rentan terhadap perubahan harga BBM. Mereka cenderung menyesuaikan pilihan bahan bakar ketika terjadi kenaikan harga. Oleh karena itu, pemerintah menahan harga Pertamax agar kelompok ini tidak beralih ke Pertalite yang disubsidi negara.

Pengamat juga mendorong pemerintah memperketat aturan penggunaan BBM subsidi. Mereka meminta pembatasan kendaraan bernilai tinggi agar tidak lagi menggunakan Pertalite dan Biosolar, sehingga subsidi lebih tepat sasaran. Pemerintah juga perlu memperkuat pengawasan distribusi BBM agar kebijakan subsidi tidak disalahgunakan.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan

Berita Terbaru

Foto: Foto kolase Elaeidobius kamerunicus, Elaeidobius subvittatus, dan Elaeidobius plagiatus. (Dok. Istimewa)

Teknologi

Kumbang Penyerbuk Sawit Terancam, Produksi Buah Menurun

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:00 WIB

Anggota kepolisian turut membantu proses pemadaman api di Gunung Sumbing, Rabu 21 Oktober 2026. (Foto: Polda Jateng

Nasional

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:00 WIB

SPBU Pertamina melayani pengisian BBM untuk masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. ( AI INBRITA)

Ekonomi

Harga BBM Pertamina, Cek Daftar Lengkap Semua Wilayah

Kamis, 22 Okt 2026 - 05:00 WIB

Nasi goreng kencur kemangi yang gurih, harum, dan praktis untuk menu sehari-hari. ( Foto inbrita)

Kuliner

Resep Nasi Goreng Kencur Kemangi Gurih Praktis Rumahan

Kamis, 22 Okt 2026 - 04:00 WIB