Pemerintah Usulkan 400 Ribu Formasi Guru CPNS

Pemerintah Usulkan 400 Ribu Formasi Guru CPNS

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru menjadi fokus utama usulan 400 ribu formasi CPNS 2026 untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik nasional.

Guru menjadi fokus utama usulan 400 ribu formasi CPNS 2026 untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik nasional.

Jakarta, iNBrita.com  — Pemerintah menyampaikan sinyal kuat mengenai kebutuhan besar tenaga pendidik dalam seleksi CASN 2026. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengusulkan sekitar 400 ribu formasi guru CPNS untuk tahun depan. Usulan ini menarik perhatian publik karena membuka peluang besar bagi lulusan pendidikan, guru honorer, hingga fresh graduate yang ingin menjadi aparatur sipil negara.

Di sisi lain, pemerintah disebut tidak lagi mengusulkan formasi guru PPPK dalam skema rekrutmen terbaru. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menegaskan bahwa pemerintah masih membutuhkan guru dalam jumlah sangat besar. Namun demikian, Kementerian PANRB tetap memegang keputusan akhir terkait penetapan formasi.

Pemerataan Guru Jadi Fokus Utama

Pemerintah mengajukan usulan besar ini untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan guru di berbagai daerah. Pemerintah juga berupaya mengatasi kekurangan tenaga pengajar yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Karena itu, pemerintah mendorong pemerataan distribusi guru, terutama di daerah terpencil dan kawasan berkembang.

Baca Juga :  Melalui Koperasi Desa Merah Putih Bisa Ajukan Pinjam Rp 3 Miliar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menilai guru harus berstatus ASN penuh. Ia menekankan bahwa status tersebut memberikan kepastian karier dan kesejahteraan yang lebih jelas. Karena itu, pemerintah mengarahkan prioritas rekrutmen pada jalur CPNS dibandingkan skema PPPK yang bersifat kontrak.

Pemerintah juga mengevaluasi pelaksanaan PPPK pada tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah pemerintah daerah mengalami kendala anggaran saat menjalankan skema tersebut. Akibatnya, beberapa daerah tidak dapat memperpanjang kontrak guru PPPK. Kondisi ini mendorong pemerintah pusat untuk menata ulang sistem rekrutmen agar lebih stabil dan berkelanjutan.

Kebutuhan Guru Masih Sangat Tinggi

Kemendikdasmen mencatat jumlah guru nasional mencapai lebih dari 3,3 juta orang. Selain itu, sekitar 61 ribu guru akan memasuki masa pensiun pada periode mendatang. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk menyiapkan pengganti secara cepat, terutama di wilayah yang masih kekurangan tenaga pendidik.

Lulusan pendidikan memanfaatkan kondisi ini sebagai peluang besar untuk mengikuti seleksi CPNS 2026. Namun demikian, persaingan tetap berlangsung ketat karena minat masyarakat menjadi ASN terus meningkat setiap tahun. Peserta yang memiliki sertifikasi, pengalaman mengajar, dan kompetensi akademik yang baik berpeluang lebih besar untuk lolos seleksi.

Baca Juga :  Aaliyah Massaid Optimalkan Peran Ibu dengan Pompa ASI

Data PDDikti menunjukkan jumlah mahasiswa bidang pendidikan mencapai lebih dari 2 juta orang. Pada 2025, sekitar 187 ribu orang telah lulus dari bidang tersebut. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan inovasi pembelajaran. Dengan begitu, lulusan tidak hanya bergantung pada profesi guru, tetapi juga dapat bersaing di berbagai sektor industri.

CPNS Guru 2026 Jadi Rekrutmen Skala Besar

Pemerintah memproyeksikan pembukaan ratusan ribu formasi guru CPNS 2026 sebagai salah satu rekrutmen ASN terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah juga menunggu kepastian final mengenai jadwal pendaftaran, syarat formasi, dan rincian kebutuhan agar calon pelamar dapat mempersiapkan diri lebih awal.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.
Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK
Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara
Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil
KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru
BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:00 WIB

BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:00 WIB

Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Berita Terbaru

Ilustrasi jantung (Foto: Getty Images/Eoneren)

Kesehatan

Risiko Penyakit Jantung Meningkat Akibat Duduk Terlalu Lama.

Minggu, 21 Jun 2026 - 07:00 WIB

Daftar kode redeem Free Fire terbaru yang dapat diklaim pemain untuk memperoleh berbagai hadiah gratis.

Game

Kode Redeem Free Fire Terbaru 21 Juni 2026

Minggu, 21 Jun 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi aplikasi penghasil uang yang menawarkan saldo DANA sebagai hadiah bagi pengguna. ( Foto AI)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026 Cair Saldo Dana Cepat

Minggu, 21 Jun 2026 - 01:00 WIB

Bunga dahlia mekar indah dengan warna cerah di taman rumah. ( Foto Pexels)

Pendidikan

Cara Menanam Bunga Dahlia Agar Cepat Berbunga Lebat

Minggu, 21 Jun 2026 - 00:00 WIB

Barang bukti motor kasus curanmor di Polres Kerinci. ( Foto Humas Polres)

SUNGAI PENUH

Satreskrim Polres Kerinci Tangkap Residivis Pelaku Curanmor

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:00 WIB