Pengungsian Gaza Dilanda Banjir, Kondisi Memprihatinkan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi kamp pengungsi di Gaza (REUTERS/Hatem Khaled).

Foto: Ilustrasi kamp pengungsi di Gaza (REUTERS/Hatem Khaled).

Jakarta, iNBrita.com  – Hujan lebat yang mengguyur Gaza pada Jumat (14/11) menyebabkan sejumlah kamp pengungsian terendam banjir. Warga yang bermalam di tenda-tenda darurat terbangun pada Sabtu pagi dan mendapati air telah menggenangi tempat mereka berlindung.

Menurut laporan CNN, Minggu (16/11/2025), curah hujan deras membuat perlindungan sementara, barang-barang pribadi, hingga kasur para pengungsi basah tanpa dapat dikeringkan. Situasi ini menambah penderitaan warga yang selama berbulan-bulan menjalani hidup berpindah dari satu tempat pengungsian ke tempat lain.

Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, menyampaikan bahwa pihaknya menerima ratusan permohonan bantuan dari para pengungsi. Namun, ia mengakui bahwa mereka tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk menanganinya.

“Ratusan permintaan bantuan masuk, tetapi kami tidak memiliki sumber daya,” ujarnya.

Baca Juga :  Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan

Mahmoud menjelaskan bahwa hampir seluruh pusat pengungsian mengalami kenaikan air hingga lebih dari 10 sentimeter. Kasur dan selimut basah, sementara para pengungsi tidak memiliki alternatif tempat lain yang aman. “Semua pilihan telah dihancurkan oleh Israel,” tambahnya.

Para pengungsi di Kota Gaza mengaku kondisi tenda mereka sudah rapuh dan beberapa roboh akibat hujan deras. Raed Al-Alayan, salah satu pengungsi, mengatakan bahwa ia dan anak-anaknya terbangun dalam kondisi tenda tergenang. “Kami kebanjiran. Tidak ada atap yang mampu melindungi kami dari hujan,” tuturnya.

Badai memang kerap terjadi di Gaza pada periode ini. Namun dengan ratusan ribu warga yang terusir dari rumah permanen mereka, bahkan hujan dengan intensitas normal sekali pun dapat memicu banjir dan memperburuk keadaan.

Baca Juga :  Cristiano Ronaldo Akhiri Tahun 2025 Tanpa Hat-Trick

Seorang perempuan yang turut mengungsi memperlihatkan kepada CNN kondisi tenda keluarganya yang basah kuyup. Ia mengatakan tinggal bersama 20 anak, termasuk bayi yang baru lahir. Dalam tangis, ia mempertanyakan nasib mereka. “Kami harus ke mana? Putraku yang terbunuh dulu membangun tenda-tenda ini untuk kami. Apa yang harus kulakukan sekarang?” keluhnya.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stéphane Dujarric, juga mengonfirmasi bahwa ratusan tenda dan tempat penampungan sementara telah terendam. Ia menyatakan bahwa mitra PBB yang menangani perlindungan pengungsi mengalami kesulitan karena Gaza tidak memiliki peralatan dasar untuk mengatasi banjir, seperti pompa penyedot air maupun alat untuk membersihkan sampah dan puing-puing.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Hutri Randa menghadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh

Senin, 31 Agu 2026 - 17:00 WIB