Penyebab Kematian Mendadak Saat Olahraga Terungkap

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr M. Yamin, SpJP (K) dari Brawijaya Hospital menjelaskan pentingnya pemeriksaan jantung rutin sebelum berolahraga.

dr M. Yamin, SpJP (K) dari Brawijaya Hospital menjelaskan pentingnya pemeriksaan jantung rutin sebelum berolahraga.

Jakarta, iNBrita.com – Kasus kematian mendadak saat berolahraga kerap menarik perhatian. Banyak yang heran karena korban biasanya dikenal hidup sehat dan rutin berolahraga.

Padahal, menurut dr M. Yamin, spesialis jantung dan pembuluh darah dari Brawijaya Hospital, risiko henti jantung mendadak bisa terjadi pada siapa saja, termasuk atlet. Namun, kondisi ini umumnya muncul karena masalah jantung yang sudah ada sebelumnya.

Baca Juga :  Saldo Minimum Tabungan Tiga Bank Besar Oktober 2025

“Pada atlet, kematian mendadak bisa terjadi akibat serangan jantung, atau tanpa sumbatan pembuluh darah karena gangguan listrik jantung,” jelas dr Yamin saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (23/10/2025).

Ia menambahkan, gangguan listrik jantung bisa dipicu hipertrofi kardiomiopati, yaitu kondisi genetik yang membuat otot jantung menebal berlebihan.

“Olahraga jelas menyehatkan. Namun jika seseorang mengalami henti jantung saat berolahraga, artinya ia sudah memiliki risiko tersebut sebelumnya, bukan karena olahraganya,” tegasnya.

Baca Juga :  Manfaat Nabeez untuk Energi dan Hidrasi Saat Puasa

dr Yamin mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa jantung. Pemeriksaan ini penting agar faktor risiko bisa terdeteksi dan kematian mendadak dapat dicegah.

“Jika ada keluhan, lakukan skrining sesuai protokol untuk memastikan tidak ada penyakit jantung tersembunyi yang bisa memicu masalah saat berolahraga,” tutupnya.

(VVR)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Berita Terbaru

Gerai KDMP Desa Wonokerto yang kini berkembang menjadi ritel modern.(Foto : Kompas.com/MOH.ANAS)

Ekonomi

Modal Rp2 Juta, KDMP Raup Omzet Rp260 Juta

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:00 WIB

BCA dan Pegadaian meluncurkan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi dan situs web myBCA.(Foto : kompas.com/PEXELS/ZLATAKY.CZ)

Ekonomi

Tabungan Emas BCA Mulai Rp10.000, Cek Keuntungannya

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:00 WIB

Prabowo kecam korupsi program MBG. (TV Parlemen)

Nasional

Prabowo Kecam Korupsi MBG, Tegaskan Anak Wajib Bergizi

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:00 WIB

DPRD Kota Sungai Penuh menggelar rapat paripurna membahas perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan KUA dan PPAS 2026

Jumat, 14 Agu 2026 - 11:00 WIB

Bulog sosialisasikan penyaluran beras bantuan pangan tahap II 2026. (Foto Alfatimenewa,com)

KERINCI

Bulog Pastikan Bantuan Beras Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 14 Agu 2026 - 10:00 WIB