Perubahan Iklim Picu Kemunculan Nyamuk di Islandia

Perubahan Iklim Picu Kemunculan Nyamuk di Islandia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aurora di Islandia (Istimewa/dok.Bored Panda)

Aurora di Islandia (Istimewa/dok.Bored Panda)

Penemuan yang Mengakhiri Status Bebas Nyamuk

Reykjavik, iNBrita.com — Selama ratusan tahun, Islandia menyandang status sebagai negara yang bebas nyamuk. Negara yang dijuluki Negeri Api dan Es ini bahkan dikenal sebagai satu-satunya wilayah di dunia, selain Antartika, yang tidak memiliki serangga penghisap darah tersebut. Namun, kondisi itu berubah setelah para peneliti menemukan keberadaan nyamuk di wilayah tersebut.

Warga Menemukan Nyamuk di Dekat Reykjavík

Pada akhir Oktober 2025, seorang pengamat serangga bernama Björn Hjaltason menemukan seekor serangga yang tidak biasa di perangkap lalat di sebuah peternakan di utara Reykjavík. Ia segera menangkap serangga itu karena mencurigai bentuknya.

“Saya melihat lalat yang tidak biasa pada 16 Oktober 2025. Saya langsung menangkapnya, dan ternyata itu adalah nyamuk betina,” ujar Hjaltason kepada RÚV.

Ilmuwan Mengonfirmasi Spesies Culiseta annulata

Setelah menerima sampel tersebut, para ilmuwan dari Lembaga Sejarah Alam Islandia meneliti temuan itu dan mengonfirmasi keberadaan tiga ekor nyamuk, terdiri dari dua betina dan satu jantan. Mereka mengidentifikasi semua spesimen sebagai spesies Culiseta annulata.

Spesies ini berasal dari wilayah Eropa, Inggris, dan kawasan Nordik, bukan dari daerah tropis. Nyamuk ini mampu bertahan hidup di suhu dingin dan beradaptasi dengan lingkungan ekstrem.

Nyamuk Bertahan di Lingkungan Dingin

Culiseta annulata bertahan saat musim dingin dengan bersembunyi di tempat-tempat terlindung seperti gudang atau ruang bawah tanah. Cara ini memungkinkan mereka bertahan hidup meskipun suhu lingkungan sangat rendah.

Perubahan Iklim dan Aktivitas Global Memicu Kehadiran Nyamuk

Para peneliti menduga nyamuk tersebut masuk ke Islandia melalui jalur perdagangan dan pengiriman barang internasional. Mereka juga menilai bahwa peningkatan aktivitas transportasi global serta perubahan iklim yang membuat suhu lebih hangat membuka peluang bagi serangga tersebut untuk bertahan hidup.

Sebelumnya, suhu ekstrem Islandia mencegah nyamuk berkembang biak. Namun kini, kondisi tersebut mulai berubah sehingga memungkinkan spesies baru bertahan.

Antartika Jadi Satu-Satunya Wilayah Bebas Nyamuk

Dengan ditemukannya nyamuk di Islandia, Antartika kini menjadi satu-satunya daratan di Bumi yang masih bebas dari nyamuk. Karena itu, wisatawan yang berkunjung ke Islandia kini mulai disarankan membawa perlindungan anti-nyamuk.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokyo Hadapi Masalah Baru Akibat Koper Bekas Turis
Hengdian Tawarkan Wisata Bikin Drama Pendek Sendiri
Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh
Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026
Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua
InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.
Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing
Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:00 WIB

Tokyo Hadapi Masalah Baru Akibat Koper Bekas Turis

Minggu, 6 September 2026 - 18:00 WIB

Hengdian Tawarkan Wisata Bikin Drama Pendek Sendiri

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:00 WIB

Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua

Berita Terbaru

iOS 27 resmi hadir di Indonesia dengan sejumlah fitur dan pembaruan baru untuk pengguna iPhone. ( Foto AI)

Teknologi

iOS 27 Resmi Hadir di Indonesia, Ini Fitur Terbarunya

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid EV menjalani Journalist Test Drive dengan rute Yogyakarta-Solo dan sekitarnya.(foto : Dok. TAM/kompas.com)

Teknologi

Toyota Veloz Hybrid EV Diuji 350 Kilometer

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:00 WIB

Wali Kota Alfin menyampaikan pengantar Ranperda Perubahan APBD 2026.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Gelar Paripurna Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:00 WIB

Wali Kota Alfin saat menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026.

SUNGAI PENUH

Alfin Sampaikan Perubahan APBD 2026 Sesuai Kebutuhan Daerah

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga Fed

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:00 WIB