Rukyatul Hilal Menjadi Panduan Awal Ramadan Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bulan atau hilal (Foto: Freepik)

Ilustrasi bulan atau hilal (Foto: Freepik)

Jakarta, iNBrita.com — Menjelang Ramadan 2026, umat Islam di Indonesia kembali menaruh perhatian pada penentuan awal puasa. Mereka menggunakan pengamatan hilal, yaitu bulan sabit muda pertama yang muncul setelah fase konjungsi bulan, sebagai penanda penting dalam kalender Islam untuk menandai awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Sejak zaman Nabi Muhammad SAW, umat Islam memulai puasa setelah melihat hilal atau menyelesaikan bulan sebelumnya menjadi tiga puluh hari. Masyarakat Arab pra-Islam mengamati bulan sebagai sistem penanggalan lunar, dan umat Islam mengembangkan tradisi ini menjadi kalender Hijriah.

Baca Juga :  Museveni Menang Lagi, Oposisi Tolak Hasil Pemilu Uganda

Para ilmuwan Islam seperti Al-Biruni, Ibn Yunus, dan Al-Battani menyempurnakan teknik pengamatan hilal. Saat ini, teleskop, kamera digital, dan perangkat lunak astronomi membantu para pengamat meningkatkan akurasi penentuan awal bulan.

Meskipun teknologi modern tersedia, perdebatan antara metode rukyat dan hisab terus berlangsung. Beberapa kalangan menekankan pentingnya melihat hilal secara langsung, sementara yang lain mengandalkan perhitungan astronomi.

Kementerian Agama RI mengoordinasikan penentuan awal Ramadan melalui sidang isbat, menggabungkan hasil pengamatan hilal dari berbagai lokasi dengan kajian hisab. Badan Hisab dan Rukyat membantu memastikan proses ini berjalan ilmiah dan sesuai syariat.

Baca Juga :  Disdik Banten Tegaskan Sanksi Bagi Siswa Perokok Sekolah

Pengamatan hilal juga menjadi momen kebersamaan umat dalam menyambut bulan suci dan meningkatkan kesiapan spiritual. Menjelang Ramadan 2026, praktik ini kembali menegaskan pentingnya menjaga warisan ilmu dan tradisi Islam, sekaligus harmonisasi antara ilmu pengetahuan, agama, dan budaya.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Pertamax Tahan, Konsumsi Pertalite Melonjak Tajam 2026
Prabowo Ekspor Satu Pintu, DSI Berlaku September 2026
Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran
Salah Transfer Bank Diduga Spasi Nomor Rekening Nasabah
Siswi SMAN 1 SolSel Tembus Nominasi Nasional Paskibraka
Aturan Kemasan Rokok Berisiko Tingkatkan Peredaran Ilegal.
Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji 2027
TPG Juni 2026 Cair, Simak Jadwal dan Cara Pengecekan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Harga Pertamax Tahan, Konsumsi Pertalite Melonjak Tajam 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:00 WIB

Salah Transfer Bank Diduga Spasi Nomor Rekening Nasabah

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:00 WIB

Siswi SMAN 1 SolSel Tembus Nominasi Nasional Paskibraka

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Aturan Kemasan Rokok Berisiko Tingkatkan Peredaran Ilegal.

Berita Terbaru

Ilustrasi game penghasil saldo GoPay.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026 Cair ke DANA, Begini Caranya

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:00 WIB

Bunga Agapanthus bermekaran dengan warna biru ( Foto Pexels)

Pendidikan

Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga

Rabu, 22 Jul 2026 - 00:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama Gubernur Jambi Al Haris saat audiensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI di Jakarta.

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Audiensi Percepat Pengukuhan Batas Kawasan Hutan

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:00 WIB

Kendaraan mengisi Pertalite di SPBU, seiring meningkatnya konsumsi BBM subsidi akibat harga Pertamax yang bertahan tinggi.(Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

Nasional

Harga Pertamax Tahan, Konsumsi Pertalite Melonjak Tajam 2026

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:00 WIB

Pertama kali dalam sejarah pemenang Piala Dunia 2026 dihadiahi cincin emas (FIFA)

Internasional

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Senin, 20 Jul 2026 - 21:00 WIB