Home / Kesehatan

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:00 WIB

Satu Porsi Gorengan Bisa Tambah Berat Badan

lustrasi gorengan samosa (pexels.com/Karthikeyan Anand)

lustrasi gorengan samosa (pexels.com/Karthikeyan Anand)

Jakarta, iNBrita.com – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyoroti kebiasaan masyarakat yang sering menganggap sepele ngemil gorengan. Dalam konten Instagram Reels Budi Gemar Sharing (BGS), ia mengingatkan bahwa satu gorengan saja bisa mengandung 100–150 kalori, namun tidak cukup untuk membuat kenyang.

“Kelihatannya kecil, tapi kalorinya tinggi banget,” ujar Budi pada Kamis (29/1/2026). Menurutnya, meskipun porsinya tampak ringan, konsumsi gorengan yang berulang bisa menambah asupan kalori signifikan.

Budi mengaku pribadi pernah gemar menyantap berbagai gorengan, seperti tempe goreng, bakwan, dan tahu isi. Masalahnya, jarang ada orang yang berhenti di satu biji. Rata-rata, orang bisa menghabiskan tiga hingga empat gorengan dalam sekali makan. Jika ditotal, konsumsi ini setara dengan 300 hingga 450 kalori.

Baca juga :   Rahasia Campuran Tepung Bikin Gorengan Tetap Renyah

Bagi seseorang dengan berat badan sekitar 70 kilogram, Budi menjelaskan bahwa mereka harus membakar kalori tersebut dengan lari sejauh lima kilometer atau sekitar 25 menit di treadmill. ‘Yang suka ngeluh berat badan naik, periksa lagi kebiasaan makannya,’ ujarnya sambil berada di atas treadmill.

Selain memberi peringatan tentang kalori, Budi juga menekankan pentingnya pola makan sehat dan seimbang. Menurutnya, menu harian ideal harus mengandung karbohidrat kompleks, protein yang cukup, dan serat tinggi.

Baca juga :   Lama Durasi dan Teknik Sikat Gigi yang Ideal

Menkes menambahkan, membiasakan diri dengan pola makan sehat dapat mencegah kenaikan berat badan berlebih serta berbagai risiko penyakit metabolik. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar terhadap ukuran porsi dan frekuensi konsumsi gorengan, sekaligus meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari.

Peringatan Budi ini hadir di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan gizi seimbang. Di sisi lain, gorengan tetap menjadi camilan favorit bagi banyak orang, sehingga edukasi mengenai kandungan kalori dan dampak kesehatannya dianggap penting untuk mendorong perubahan perilaku makan yang lebih bijak.

(vvr)

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Psikolog klinis menjelaskan perbedaan antara kemampuan berbicara dan tingkat kecerdasan seseorang.

Kesehatan

Kata dan Perilaku Tak Tunjukkan Tinggi IQ
Layar ponsel menampilkan aplikasi media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube

Kesehatan

Brain Rot Mengintai Dewasa Akibat Video Pendek
Galon air minum BPA-Free di dapur, aman untuk kesehatan keluarga

Kesehatan

Lindungi Keluarga dengan Air Minum Bebas BPA
Ilustrasi seseorang memegang dada karena jantung berdebar, menunjukkan gejala palpitasi jantung yang umum dialami.

Kesehatan

5 Cara Efektif Mengatasi Jantung Berdebar Secara Alami
Ilustrasi tanda dilarang merokok sebagai peringatan bahaya rokok bagi kesehatan seperti merokok setelah berbuka puasa

Kesehatan

Langsung Merokok Saat Buka Puasa Berbahaya bagi Tubuh
Orang ber-IQ tinggi fokus bekerja sambil tersenyum di depan laptop, mencerminkan kebiasaan positif dan manajemen waktu yang baik.

Kesehatan

7 Kebiasaan yang Dihindari Orang Ber-IQ Tinggi
Seseorang makan sambil berdiri di dapur sambil memegang piring sarapan.

Kesehatan

Makan Sambil Berdiri Bisa Ganggu Kesehatan Pencernaan
Hidangan Lebaran tinggi kalori seperti opor, rendang, dan kue kering di meja makan

Kesehatan

Kebiasaan Lebaran Picu Kenaikan Berat Badan Berlebihan