Langsung Merokok Saat Buka Puasa Berbahaya bagi Tubuh

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi dilarang merokok. (Istimewa)

Foto: Ilustrasi dilarang merokok. (Istimewa)

Jakarta, iNBrita.com  – Sebagian orang masih memiliki kebiasaan langsung menyalakan rokok saat azan Magrib berkumandang setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Padahal, kebiasaan tersebut dapat memicu berbagai dampak buruk bagi kesehatan.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Dinas Kesehatan Jawa Barat mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan rokok sebagai hal pertama saat berbuka puasa. Setelah berpuasa seharian, tubuh berada dalam kondisi perut kosong sehingga lebih rentan menerima paparan zat berbahaya dari rokok. Kondisi ini membuat tubuh menyerap zat berbahaya lebih cepat.

Baca Juga :  Kebiasaan Lebaran Picu Kenaikan Berat Badan Berlebihan

Kandungan nikotin dalam rokok juga dapat langsung memengaruhi otak. Ketika seseorang menghirup nikotin dalam waktu singkat dan jumlah yang cukup banyak, kondisi tersebut dapat memicu rasa mual, pusing, hingga sakit kepala.

Selain nikotin, asap rokok juga mengandung karbon monoksida yang berbahaya.. Akibatnya, karbon monoksida dapat menghambat aliran oksigen dalam darah.

Ketika kadar karbon monoksida meningkat, tubuh berisiko mengalami kekurangan oksigen. Kondisi ini dapat mengganggu fungsi berbagai organ penting dalam tubuh.

Baca Juga :  BULOG Pastikan Harga Beras SPHP Tetap Terjangkau

Asap rokok juga dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memicu batuk. Karena itu, Dinas Kesehatan Jawa Barat mengajak masyarakat untuk menahan diri agar tidak langsung merokok saat berbuka puasa.

Masyarakat sebaiknya terlebih dahulu mengonsumsi makanan atau minuman agar tubuh mendapatkan kembali energi sebelum melakukan kebiasaan lain.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Hutri Randa menghadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh

Senin, 31 Agu 2026 - 17:00 WIB