Sukitman, Polisi Muda yang Membantu Temukan Korban G30S PKI

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKBP Sukitman. Museum.polri.go.id

AKBP Sukitman. Museum.polri.go.id

Jakarta, iNBrita.com – Sukitman, merupakan seorang agen polisi tingkat II yang memberi petunjuk penting dalam membantu pihak keamanan menemukan korban G30S PKI di Lubang Buaya.

Kesaksian Sukitman  tercatat dalam  buku Pierre Tendean: Jejak Sang Ajudan, Sebuah Biografi karya Ahmad Nowmenta Putra.

Dini hari 1 Oktober 1965, Sukitman bersama rekannya, Sutarso melakukan patroli di Wisma AURI, Kebayoran Baru. Saat itu Ia mendengar suara tembakan di rumah DI Panjaitan dan segera mengendarai sepeda menuju lokasi sambil membawa senjata.

Tentara berseragam loreng dan baret merah menahan Sukitman. Ia menuruti perintah mereka, melempar senjatanya, dan mereka mengikat tangannya serta menutup matanya. Akan tetapi waktu itu, Sukitman berhasil melarikan diri dan melaporkan kejadian itu ke pasukan keamanan.

Berdasarkan informasi Sukitman, tim menemukan tumpukan tanah dan sampah di kebun karet Lubang Buaya. Tim menggali lokasi itu dan menemukan sumur tua. Kolonel Sarwo Edhie Wibowo sempat menghentikan penggalian karena kesulitan teknis. Keesokan harinya, Soeharto memimpin KKO-AL dan RPKAD menggali kembali lokasi itu dan menemukan jenazah korban.

Sukitman menjadi saksi kunci yang membantu pihak keamanan menemukan para korban G30S PKI.

(Tim)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB

 Pemerintah mengevaluasi penambahan kuota Pertalite akibat lonjakan konsumsi masyarakat.(foto : Liputan6.com/Lizsa Egaham)

Ekonomi

Pemerintah Kaji Penambahan Kuota Pertalite hingga Akhir 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:00 WIB

Hardizal menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Hardizal Dukung Santri Unggul untuk Indonesia Emas 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:00 WIB