Karpet Masjid Nabawi Mendapat Perawatan Intensif 180 Ribu Kali Per Tahun
Jakarta, iNBrita.com – Ribuan jamaah menikmati suasana bersih, nyaman, dan harum saat beribadah di Masjid Nabawi setiap hari. Namun demikian, di balik kenyamanan tersebut, petugas menjalankan proses perawatan besar yang berlangsung tanpa henti sepanjang tahun.
Mengutip Arab News, Otoritas Umum untuk Perawatan Dua Masjid Suci secara konsisten menjalankan program pemeliharaan karpet di seluruh kawasan Masjid Nabawi. Setiap hari, petugas membersihkan, mencuci, dan menyegarkan sekitar 500 karpet. Dengan langkah tersebut, mereka menjaga kualitas kebersihan dan kenyamanan area ibadah bagi para jamaah.
Sementara itu, Masjid Nabawi menempatkan sekitar 25.000 lembar karpet di berbagai area. Jika dihitung dalam satu tahun, petugas melakukan lebih dari 180.000 proses pencucian dan penyegaran karpet. Angka tersebut menunjukkan komitmen besar pengelola dalam menjaga kenyamanan rumah ibadah umat Islam itu.
Perawatan Khusus Masjid Nabawi
Lebih lanjut, petugas tidak hanya menyapu atau menghilangkan debu dari permukaan karpet. Sebaliknya, mereka menjalankan serangkaian prosedur khusus untuk menjaga kebersihan sekaligus mempertahankan kualitas setiap lembar karpet.
Pertama, petugas memeriksa kondisi karpet secara menyeluruh. Setelah itu, mereka menghilangkan noda yang menempel sebelum mencuci karpet menggunakan formula khusus. Selanjutnya, mereka mengeringkan karpet hingga siap digunakan kembali.
Tidak berhenti sampai di situ, petugas juga menyemprotkan wewangian khas yang memberikan aroma segar dan menenangkan. Karena itu, banyak jamaah mengenang aroma harum Masjid Nabawi sebagai salah satu pengalaman yang berkesan selama beribadah.
Selain menjaga kebersihan, petugas juga mempertahankan kualitas serat karpet agar tetap kuat dan nyaman meskipun jutaan jamaah menggunakannya sepanjang tahun.
Arab Saudi Gunakan Karpet Premium
Di sisi lain, Arab Saudi tidak menggunakan karpet biasa untuk Masjid Nabawi. Pihak terkait memesan karpet premium yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan ibadah dalam skala besar.
Untuk itu, produsen membuat karpet dengan tingkat kepadatan tenun yang tinggi sehingga mampu bertahan dalam penggunaan jangka panjang. Meski demikian, produsen tetap menghadirkan material yang empuk dan nyaman bagi jamaah yang duduk, berzikir, maupun melaksanakan salat dalam waktu lama.
Bahkan, karpet-karpet tersebut tetap mempertahankan kelembutannya meskipun jutaan pasang kaki menginjaknya setiap hari. Kondisi tersebut tidak terlepas dari perawatan rutin yang dilakukan secara profesional.
Pengelola Atur Penempatan Karpet Secara Presisi
Selain menjaga kebersihan, pengelola Masjid Nabawi juga menyusun penempatan karpet dengan perencanaan yang matang. Mereka memperhitungkan setiap jalur pergerakan jamaah saat menggelar karpet di berbagai area masjid.
Pengelola menempatkan karpet di ruang salat utama, area atap, hingga halaman luas yang sering menampung lonjakan jamaah. Dengan strategi tersebut, mereka dapat memaksimalkan kapasitas ruang ibadah sekaligus menjaga kenyamanan para jamaah.
Tak hanya itu, pengelola juga memanfaatkan tata letak karpet untuk membantu mengatur arus pergerakan jamaah. Alhasil, mereka dapat mengurangi potensi penumpukan di titik-titik tertentu dan menciptakan suasana ibadah yang lebih tertib.
Pada akhirnya, pengelola Masjid Nabawi terus menghadirkan lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, dan menenangkan melalui perhatian terhadap berbagai detail, mulai dari kualitas karpet hingga sistem perawatannya. Dengan demikian, mereka memastikan setiap jamaah dapat beribadah dengan khusyuk dan merasakan ketenangan di setiap sudut masjid.









