Home / Internasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 01:00 WIB

Trump Kuasai Minyak Venezuela, Ketegangan Global Meningkat

Ilustrasi ladang minyak di Venezuela.Foto: DW (News

Ilustrasi ladang minyak di Venezuela.Foto: DW (News

Jakarta, iNBrita.com  — Harga minyak mentah dunia turun tajam setelah Amerika Serikat mencapai kesepakatan dengan Venezuela. Karena Venezuela setuju mengalihkan pasokan minyak yang biasanya ke China ke pasar AS, keputusan ini memicu reaksi diplomatik dan ketegangan geopolitik.

AS Mengamankan Pasokan Minyak Venezuela

Presiden AS Donald Trump menyatakan Venezuela akan mengirim 30–50 juta barel minyak ke kilang-kilang AS di Teluk Meksiko.Trump memperkirakan nilai ekspor minyak ini mencapai US$2 miliar. Selain itu, pemerintah AS akan langsung mengendalikan hasil penjualan untuk menjaga kepentingan rakyat kedua negara.

Akibat keputusan ini, harga minyak WTI dan Brent langsung turun. Pasar memperkirakan pasokan global bertambah sehingga risiko surplus meningkat pada semester pertama tahun ini.

Baca juga :   Konsolidasi Harga Bitcoin Isyaratkan Kenaikan Berikutnya

Tekanan AS pada Venezuela

Pemerintahan AS meminta Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, menghentikan kerja sama dengan China, Rusia, Iran, dan Kuba. Hal ini bertujuan agar Venezuela dapat memperluas ekspor minyak ke AS. Sementara itu, Rodríguez berada dalam posisi sulit: menolak permintaan AS bisa mengancam stabilitas ekonomi, namun menuruti tuntutan tersebut menimbulkan kritik domestik.

Reaksi Keras China

China mengecam langkah AS karena dianggap sebagai tindakan intimidasi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China menegaskan permintaan AS melanggar kedaulatan Venezuela dan hukum internasional. Oleh karena itu, kilang-kilang independen China mulai mencari pasokan alternatif dari Iran dan Rusia.

Baca juga :   Presiden Iran Minta Dialog Saat Pedagang Protes Ekonomi

Ketegangan Militer dan Diplomatik Meningkat

AS melancarkan operasi militer besar-besaran. Mereka menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan menyita kapal tanker berbendera Rusia yang membawa minyak. Rusia mengecam tindakan ini sebagai pembajakan. Selain itu, situasi ini menimbulkan kekhawatiran di Amerika Latin dan meningkatkan ketegangan global.

Ringkasan Situasi

  • AS mengamankan pasokan minyak Venezuela senilai US$2 miliar.

  • Minyak dialihkan dari China ke AS sehingga harga minyak global turun.

  • China mengecam tindakan AS sebagai pelanggaran kedaulatan.

  • Ketegangan geopolitik meningkat melalui operasi militer dan diplomasi panas. (vvr)

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bangunan rusak akibat serangan udara Rusia di Kyiv, Ukraina.

Internasional

Serangan Rusia Hantam Energi Ukraina, Empat Tewas
Demonstran di jalanan Iran dengan asap dan kerusuhan di latar belakang saat protes memanas.

Internasional

Protes Iran Meluas, IRGC dan Militer Siaga Nasional
ilustrasi kepadatan penduduk di perkotaan.

Internasional

Jakarta Geser Tokyo Jadi Metropolitan Terpadat Dunia
Salju menutupi Jabal Al-Lawz di Tabuk, Arab Saudi, musim dingin 2025

Internasional

Tabuk Bersalju Kisah Sejarah dan Alam Menakjubkan
Andrea Ortuño menangis saat doa bersama umat Katolik di Waterfront Labuan Bajo

Internasional

Tangis Istri Pelatih Valencia Warnai Doa Labuan Bajo
Karoline Leavitt, Sekretaris Pers Gedung Putih, berbicara saat konferensi pers terkait Eksekusi

Internasional

Gedung Putih: Iran Batalkan Eksekusi 800 Pengunjuk Rasa
Ubur-ubur kubus berenang di perairan dengan tentakel panjang yang terlihat jelas.

Internasional

Balita Rusia Meninggal Setelah Disengat Ubur-Ubur
Puing pesawat kargo C-130 di perbukitan Sighnaghi, Georgia, setelah kecelakaan.

Internasional

Pesawat Militer Turki Jatuh di Georgia, 20 Tewas