Tujuh Rebusan Daun Alami Penurun Gula Darah Ampuh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi daun rosemary yang dikenal memiliki sifat antidiabetik dan membantu menjaga kestabilan gula darah.

Ilustrasi daun rosemary yang dikenal memiliki sifat antidiabetik dan membantu menjaga kestabilan gula darah.

Jakarta, iNBrita.com — Beberapa jenis daun dapat membantu menurunkan kadar gula darah secara alami. Banyak orang memilih mengonsumsi air rebusan daun sebagai alternatif karena ingin menghindari obat-obatan kimia.

Tubuh sebenarnya membutuhkan gula darah sebagai sumber energi bagi sel-sel. Namun, kadar gula darah harus tetap berada dalam batas normal. Jika kadar gula darah terlalu tinggi, kondisi ini disebut hiperglikemia.

Hiperglikemia yang berlangsung lama dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, stroke, kerusakan ginjal, hingga kebutaan. Karena itu, menjaga kadar gula darah tetap stabil sangat penting.

Rebusan daun untuk membantu menurunkan gula darah

Beberapa jenis daun mengandung flavonoid, antioksidan, dan serat larut. Kandungan ini membantu meningkatkan kerja insulin, memperlambat penyerapan gula, serta menurunkan kadar gula darah secara bertahap.

Berikut tujuh jenis daun yang bisa Anda rebus dan konsumsi sebagai referensi di rumah:

1. Salam

Daun salam membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kandungan flavonoid, polifenol, dan glikosida di dalamnya meningkatkan sensitivitas insulin, menghambat pemecahan karbohidrat menjadi gula, serta mengurangi penyerapan glukosa oleh tubuh.

Selain itu, daun salam juga mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan kuat yang membantu menurunkan kolesterol, meredakan peradangan, dan menjaga kesehatan tubuh secara umum.

2. Meniran

Daun meniran mengandung phyllanthin dan hypophyllanthin yang bersifat hipoglikemik. Senyawa ini membantu menstabilkan kadar gula darah.

Air rebusan daun meniran juga membantu memperbaiki sel beta pankreas sehingga tubuh dapat memproduksi insulin dengan lebih baik.

3. Kelor

Daun kelor membantu menurunkan gula darah saat puasa maupun setelah makan. Daun ini juga meningkatkan efektivitas kerja insulin.

Selain itu, daun kelor mengandung vitamin, zat besi, protein, kalsium, kalium, dan magnesium yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.

4. Oregano

Oregano tidak hanya berfungsi sebagai bumbu masakan, tetapi juga membantu mengontrol kadar gula darah. Daun ini meningkatkan aktivitas pankreas sehingga produksi insulin alami meningkat.

Oregano juga membantu meredakan flu, melawan infeksi, menurunkan kolesterol jahat, dan memiliki sifat antikanker.

5. Rosemary

Rosemary membantu menjaga keseimbangan gula darah berkat sifat antidiabetiknya. Daun ini membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

Air rebusan rosemary juga melancarkan pencernaan dan mencegah kram usus serta sembelit karena kandungan rosmarinic acid di dalamnya.

6. Gurmar

Daun gurmar dikenal sebagai “penghancur gula”. Tanaman ini mengandung asam gimnemik yang menekan reseptor rasa manis pada lidah.

Dengan menurunnya sensitivitas terhadap rasa manis, asupan gula dapat berkurang sehingga kadar gula darah lebih terkontrol.

7. Bijak (sage)

Daun bijak membantu menurunkan kadar gula darah, terutama jika Anda mengonsumsinya saat perut kosong.

Selain itu, daun bijak membantu meredakan gejala panas mendadak saat menopause, menjaga kesehatan pencernaan dan mulut, serta membantu mengatasi masalah kulit.

Tujuh jenis daun di atas dapat membantu menurunkan kadar gula darah secara alami. Meski begitu, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin. Pastikan juga daun yang digunakan bersih dan diolah dengan benar sebelum direbus.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?
Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya
Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya
Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada
Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

IHSG terkoreksi 1% pada awal perdagangan Senin. (Foto : BAY ISMOYO/AFP)

Ekonomi

IHSG Turun 1%, Seluruh Sektor Saham Melemah pada Senin

Senin, 2 Nov 2026 - 15:00 WIB

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 kompak naik di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Naik, Antam Tembus Rp 2,56 Juta

Senin, 2 Nov 2026 - 14:00 WIB

Rupiah melemah ke level Rp18.149 per dolar AS di tengah tekanan pasar global.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Investor Menanti Data Ekonomi Domestik

Senin, 2 Nov 2026 - 13:00 WIB

Harga perak Antam menguat Rp 450 per gram seiring kenaikan harga perak dunia.(Foto : Ilustrasi perak-silver by AI)

Ekonomi

Harga Perak Antam Naik, Perak Dunia Mendekati US$ 50

Senin, 2 Nov 2026 - 12:00 WIB

 Ilustrasi emas batangan di tengah tekanan harga emas dunia.(Foto: DAVID GRAY | AFP)

Ekonomi

Harga Emas Tertekan, Analis Wall Street Prediksi Melemah

Senin, 2 Nov 2026 - 11:00 WIB