UEA Tegaskan Larang Serangan Iran dari Wilayahnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Uni Emirat Arab (UEA) berkibar sebagai simbol kedaulatan dan sikap resmi pemerintah di tengah ketegangan kawasan Timur Tengah.

Bendera Uni Emirat Arab (UEA) berkibar sebagai simbol kedaulatan dan sikap resmi pemerintah di tengah ketegangan kawasan Timur Tengah.

Abu Dhabi, iNBrita.comUni Emirat Arab (UEA) menegaskan larangan penggunaan wilayah udara, darat, dan perairannya untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Pemerintah UEA menyampaikan sikap ini di tengah meningkatnya kekhawatiran atas potensi serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Teheran.

Kementerian Luar Negeri UEA Tolak Aksi Militer Bermusuhan

Melalui pernyataan resmi pada Senin (26/1) waktu setempat, Kementerian Luar Negeri UEA menyatakan komitmen negaranya untuk menolak segala bentuk pemanfaatan wilayah UEA dalam aksi militer yang bersifat bermusuhan terhadap Iran.

UEA juga menegaskan penolakannya terhadap pemberian dukungan logistik apa pun bagi serangan ke Teheran. Pemerintah UEA menilai dialog, deeskalasi, kepatuhan terhadap hukum internasional, dan penghormatan atas kedaulatan negara sebagai langkah paling efektif untuk meredakan krisis.

UEA Utamakan Jalur Diplomatik

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri UEA menegaskan bahwa negara Teluk tersebut terus mengedepankan penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik dan dialog terbuka.

Baca Juga :  Relawan GSF Dibebaskan Israel Tiba di Istanbul Turki

UEA Tetap Netral Meski Jadi Sekutu AS

Meski menjalin hubungan erat dengan AS, UEA tetap menjaga posisinya. Negara itu menampung ribuan personel militer AS di Pangkalan Udara Al-Dhafra, yang berlokasi dekat Abu Dhabi. Pangkalan tersebut menjadi salah satu dari sejumlah fasilitas militer AS di kawasan Teluk.

Ketegangan AS-Iran Terus Meningkat

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat sejak gelombang unjuk rasa antipemerintah meluas ke berbagai kota di Iran bulan lalu. Warga turun ke jalan sebagai respons atas memburuknya kondisi ekonomi.

Trump Hampir Perintahkan Serangan

Pada awal bulan ini, Presiden AS Donald Trump hampir memerintahkan serangan terhadap target rezim Iran terkait dugaan pembunuhan ribuan demonstran. Namun, Trump menunda keputusan tersebut dan memilih mengerahkan aset militer AS ke kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran

Kapal Induk AS Masuki Wilayah CENTCOM

Salah satu aset yang AS kerahkan adalah kapal induk USS Abraham Lincoln. Militer AS mengonfirmasi kapal induk tersebut telah memasuki wilayah tanggung jawab Pusat Komando AS (CENTCOM) pada Senin (26/1) waktu setempat.

Trump Klaim Kerahkan Armada Besar

Dalam wawancara dengan Axios, Trump menyatakan bahwa AS kini menempatkan “armada besar di dekat Iran”. Ia mengklaim pengerahan tersebut melampaui skala operasi militer AS di sekitar Venezuela sebelumnya.

Peluang Diplomasi Masih Terbuka

Meski situasi terus berubah, Trump mengakui adanya sinyal positif dari Teheran. Ia menyebut Iran menunjukkan ketertarikan untuk mencapai kesepakatan dengan Washington, yang membuka peluang bagi solusi diplomatik.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Cristiano Ronaldo Disorot Usai Portugal Ditahan Kongo Imbang
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:00 WIB

Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB