Home / Internasional

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:00 WIB

UEA Tegaskan Larang Serangan Iran dari Wilayahnya

Bendera Uni Emirat Arab (UEA) berkibar sebagai simbol kedaulatan dan sikap resmi pemerintah di tengah ketegangan kawasan Timur Tengah.

Bendera Uni Emirat Arab (UEA) berkibar sebagai simbol kedaulatan dan sikap resmi pemerintah di tengah ketegangan kawasan Timur Tengah.

Abu Dhabi, iNBrita.comUni Emirat Arab (UEA) menegaskan larangan penggunaan wilayah udara, darat, dan perairannya untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Pemerintah UEA menyampaikan sikap ini di tengah meningkatnya kekhawatiran atas potensi serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Teheran.

Kementerian Luar Negeri UEA Tolak Aksi Militer Bermusuhan

Melalui pernyataan resmi pada Senin (26/1) waktu setempat, Kementerian Luar Negeri UEA menyatakan komitmen negaranya untuk menolak segala bentuk pemanfaatan wilayah UEA dalam aksi militer yang bersifat bermusuhan terhadap Iran.

UEA juga menegaskan penolakannya terhadap pemberian dukungan logistik apa pun bagi serangan ke Teheran. Pemerintah UEA menilai dialog, deeskalasi, kepatuhan terhadap hukum internasional, dan penghormatan atas kedaulatan negara sebagai langkah paling efektif untuk meredakan krisis.

UEA Utamakan Jalur Diplomatik

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri UEA menegaskan bahwa negara Teluk tersebut terus mengedepankan penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik dan dialog terbuka.

Baca juga :   Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Sungai Jernih

UEA Tetap Netral Meski Jadi Sekutu AS

Meski menjalin hubungan erat dengan AS, UEA tetap menjaga posisinya. Negara itu menampung ribuan personel militer AS di Pangkalan Udara Al-Dhafra, yang berlokasi dekat Abu Dhabi. Pangkalan tersebut menjadi salah satu dari sejumlah fasilitas militer AS di kawasan Teluk.

Ketegangan AS-Iran Terus Meningkat

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat sejak gelombang unjuk rasa antipemerintah meluas ke berbagai kota di Iran bulan lalu. Warga turun ke jalan sebagai respons atas memburuknya kondisi ekonomi.

Trump Hampir Perintahkan Serangan

Pada awal bulan ini, Presiden AS Donald Trump hampir memerintahkan serangan terhadap target rezim Iran terkait dugaan pembunuhan ribuan demonstran. Namun, Trump menunda keputusan tersebut dan memilih mengerahkan aset militer AS ke kawasan Timur Tengah.

Baca juga :   Wako dan Wawako Sholat Id di lapangan Merdeka

Kapal Induk AS Masuki Wilayah CENTCOM

Salah satu aset yang AS kerahkan adalah kapal induk USS Abraham Lincoln. Militer AS mengonfirmasi kapal induk tersebut telah memasuki wilayah tanggung jawab Pusat Komando AS (CENTCOM) pada Senin (26/1) waktu setempat.

Trump Klaim Kerahkan Armada Besar

Dalam wawancara dengan Axios, Trump menyatakan bahwa AS kini menempatkan “armada besar di dekat Iran”. Ia mengklaim pengerahan tersebut melampaui skala operasi militer AS di sekitar Venezuela sebelumnya.

Peluang Diplomasi Masih Terbuka

Meski situasi terus berubah, Trump mengakui adanya sinyal positif dari Teheran. Ia menyebut Iran menunjukkan ketertarikan untuk mencapai kesepakatan dengan Washington, yang membuka peluang bagi solusi diplomatik.

(Tim*)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

CEO Binance Jelaskan Akar Tekanan Pasar Bitcoin
Pasukan Garda Revolusi Iran bersiaga di tengah protes.

Internasional

IRGC Tegaskan Keamanan Garis Merah di Iran Nasional
Xiaomi MI Smart Band 4 menampilkan desain ramping dan fitur kesehatan canggih

Internasional

Xiaomi Rebut Kembali Posisi Teratas Pasar Wearable
Arsenal merayakan gol saat melawan Sunderland di Liga Inggris di Premier

Internasional

Arsenal Catat Kemenangan Besar di Premier League
Pelayat berkumpul di Masjid Imam Ali Homs usai bom

Internasional

Bom Masjid Homs Tewaskan Delapan, Warga Berduka
Perayaan Tahun Baru 2026 di Pulau Kiritimati, Kiribati, pulau pertama yang memasuki tahun baru.

Internasional

Kiritimati Jadi Pulau Pertama Sambut Tahun Baru 2026
Planet Bulan Purnama Perigee terlihat terang di langit malam Februari 2026

Internasional

Parade Planet dan Bulan Purnama Februari 2026
Presiden Barcelona Joan Laporta berbicara tentang pengunduran klub dari Super League.

Internasional

Barcelona Mundur Dari Super League, Madrid Tetap Bertahan