Sungai Penuh, iNBrita.com — Pemerintah Kota Sungai Penuh merespons cepat aspirasi tokoh masyarakat dan pemuda Karang Taruna Talang Lindung.
Mereka mengusulkan Taman Putai Senang di Dusun Renah Jambu Tupai (RJT), Desa Talang Lindung, kembali menjadi ruang publik yang indah, nyaman, dan bermanfaat.
Dulu, taman ini ramai dikunjungi warga. Namun, aktivitas terhenti. Padahal, gazebo, panggung permanen, dan toilet masih kokoh dan siap digunakan setelah warga membersihkan dan memperbaiki.
Gagasan dari Gotong Royong
Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Fery Ariasandi, SE, menjelaskan ide revitalisasi muncul saat Walikota, Wakil Walikota, dan dinas terkait ikut gotong royong di Desa Talang Lindung. Dalam kesempatan itu, pemuda dan tokoh masyarakat mengusulkan agar taman kembali berfungsi sebagai pusat wisata keluarga, ajang seni, dan sarana pemberdayaan ekonomi lokal. Pemerintah menyambut positif usulan ini dan langsung menindaklanjutinya.
Manfaat Ekonomi dan PAD
Fery menegaskan taman yang hidup kembali akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka lapangan kerja bagi pemuda. Dengan demikian, taman ini berpotensi menjadi magnet wisata yang menggerakkan UMKM dan komunitas kreatif.
Aksi Setelah Idul Adha
Walikota berkomitmen menginstruksikan dinas terkait untuk membersihkan, memperbaiki, menata, serta memasang penerangan. Dengan langkah ini, pengunjung dapat menikmati suasana nyaman siang dan malam.
Pengelolaan Kolaboratif
Warga mengusulkan sistem pengelolaan bersama antara pemerintah, Karang Taruna, dan masyarakat. Selain itu, festival budaya, bazar UMKM, dan pertunjukan seni akan menjadi daya tarik berkelanjutan.
Potensi Strategis
Taman Putai Senang berada dekat pusat kota. Lokasi ini memberi peluang besar menjadi destinasi wisata unggulan yang memadukan alam, fasilitas, dan suasana sosial hangat. Karena itu, masyarakat optimis taman akan hidup kembali dengan aktivitas positif yang memperkuat ekonomi warga.
(Eni Syamsir)














