Sungai Penuh, iNBrita.com — Wali Kota Sungai Penuh Alfin menegaskan komitmennya menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Ia memimpin langsung program bantuan pangan periode Oktober–November 2025.
Pemerintah Kota Sungai Penuh menggandeng Perum Bulog Sungai Penuh untuk menyalurkan bantuan. Sebanyak 4.647 keluarga menerima beras dan minyak goreng. Setiap keluarga mendapat 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Jumlah penerima naik dibandingkan periode Juni–Juli yang berjumlah 4.520 keluarga.
Wali Kota Alfin menyerahkan bantuan secara simbolis di Lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh. Acara itu berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan ke-80 pada Senin (10/11/2025). Momen tersebut juga menjadi pengingat semangat perjuangan dalam membangun bangsa.
“Pemerintah berusaha memastikan agar bantuan ini tepat sasaran,” kata Alfin. “Kami ingin menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat daya beli warga di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.”
Selain itu, Alfin menegaskan bahwa perhatian terhadap masyarakat kecil menjadi prioritas utama. Ia ingin setiap keluarga di Sungai Penuh memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran pemerintah di setiap situasi,” ujarnya. “Bantuan ini dapat meringankan beban hidup warga dan menumbuhkan semangat gotong royong.”
Selanjutnya, Pemkot Sungai Penuh akan menyalurkan bantuan mulai minggu kedua November 2025. Pembagian dilakukan per kecamatan agar prosesnya lancar dan merata. Karena itu, pemerintah menyiapkan jadwal khusus agar distribusi berjalan tertib.
Program ini memperkuat ketahanan pangan dan mempererat kebersamaan masyarakat Sungai Penuh. Pemerintah berharap langkah ini menjadi dorongan untuk menjaga solidaritas di tengah tantangan ekonomi.
Warga yang hadir tampak antusias dan bersyukur atas bantuan tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu dengan program ini.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada Pak Wali yang peduli dengan masyarakat,” ujar salah seorang penerima bantuan.
(Eni)














