Sinergi BI dan BPJS Perkuat Ekonomi UMKM

Transformasi dana jaminan sosial menjadi modal usaha dorong wirausaha baru dan penguatan UMKM produktif di Indonesia.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko Sutarto, melakukan serah terima cendera mata dan salam komando bersama Kepala Perwakilan BI Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, di Pontianak. (Foto: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak)

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko Sutarto, melakukan serah terima cendera mata dan salam komando bersama Kepala Perwakilan BI Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, di Pontianak. (Foto: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak)

Jakarta, iNBrita.com — BPJS Ketenagakerjaan bersama Bank Indonesia mempercepat sinergi strategis untuk mengubah dana manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi modal usaha produktif. Langkah ini langsung mendorong penerima manfaat agar tidak hanya bergantung pada bantuan sosial, tetapi juga mampu membangun usaha mandiri.

Selain itu, sinergi  kedua lembaga ini aktif membahas program transformasi ekonomi dalam pertemuan antara Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko Sutarto, dengan Kepala Perwakilan BI Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, di Pontianak, Selasa (2/6/2026). Dalam pertemuan itu, keduanya langsung menyepakati penguatan kolaborasi berbasis pemberdayaan ekonomi.

Dana JHT, JKP, dan JKM Disulap Jadi Modal Usaha

BPJS Ketenagakerjaan dan BI menilai dana Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), dan Jaminan Kematian (JKM) memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi keluarga.

Karena itu, kedua pihak mendorong pemanfaatan dana tersebut sebagai modal usaha, bukan hanya sekadar santunan. Dengan pendekatan ini, penerima manfaat bisa langsung masuk ke sektor usaha mikro dan kecil.

Baca Juga :  STR Dokter Pelaku Pemerkosa di RSHB Dicabut,Tak Bisa Praktik Seumur Hidup

“Dana manfaat harus bergerak menjadi modal usaha yang benar-benar meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegas Bambang Joko Sutarto.

Program Besar: Dari Pelatihan hingga QRIS

Selanjutnya, BPJS Ketenagakerjaan dan BI menyiapkan berbagai program pendukung yang langsung menyasar masyarakat, antara lain:

  • Pelatihan literasi keuangan keluarga
  • Pelatihan kewirausahaan berbasis UMKM
  • Pendampingan usaha secara berkelanjutan
  • Digitalisasi usaha dan penggunaan QRIS
  • Fasilitasi akses pembiayaan formal

Dengan demikian, penerima manfaat tidak hanya menerima dana, tetapi juga mendapatkan pendampingan agar usaha bisa bertahan dan berkembang.

BI Dorong UMKM Naik Kelas

Sementara itu, Bank Indonesia Kalimantan Barat langsung memperkuat dukungan melalui pelatihan digitalisasi, perluasan pasar, sertifikasi produk, hingga akses pembiayaan.

Baca Juga :  Sekda Alpian Kawal Distribusi Bantuan Korban Sumatera

Selain itu, BI juga mendorong UMKM agar mampu bersaing di pasar digital dan tidak tertinggal dari perkembangan teknologi.

“Program ini menjembatani penerima santunan menjadi pelaku usaha produktif,” ujar Doni Septadijaya.

Dampak Ekonomi Diprediksi Meledak

Sepanjang 2025, BPJS Ketenagakerjaan mencatat 5,02 juta kasus dengan total pembayaran manfaat Rp68,13 triliun. Sementara hingga April 2026, realisasi pembayaran sudah mencapai Rp24,3 triliun untuk 1,81 juta kasus.

Dengan angka sebesar ini, kedua lembaga melihat peluang besar untuk melahirkan wirausaha baru di seluruh daerah Indonesia, khususnya melalui pendampingan yang tepat.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pontianak, Suhuri, menegaskan pihaknya siap mengawal implementasi program ini bersama berbagai pihak.

“Harapan kami, penerima manfaat tidak hanya aman secara sosial, tetapi juga tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing,” tutupnya.

(eny)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa
Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal
Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online
Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi
Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok
Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik

Berita Terbaru

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi proses balik nama kendaraan bekas di Samsat.(Foto : Garda Oto doc.)

Teknologi

Balik Nama Kendaraan Bekas Gratis, Ini Biaya Lengkapnya

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi iPhone 17 dan bocoran iPhone 18 yang akan diperkenalkan Apple dalam Apple Event September 2026.(Foto : KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto)

Teknologi

Harga iPhone 17 Terbaru, Bocoran iPhone 18

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:00 WIB

Daihatsu Rocky Hybrid dipasarkan dengan harga sekitar Rp289,5 juta di Batam.(Foto: Luthfi Anshori/detikOto)

Teknologi

Harga Daihatsu Rocky Hybrid Batam Lebih Murah Rp10 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:00 WIB