Sungai Penuh , iNBrita.com – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, meninjau beberapa titik bencana longsor dan banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Sungai Penuh dan sekitarnya, Kamis (27/11).
Di Puncak KM 18, Wawako Azhar melihat langsung material longsor yang menutup sebagian badan jalan. Jalur ini merupakan akses penting yang menghubungkan Kota Sungai Penuh dengan Provinsi Sumatra Barat. Kondisi tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas.
Dinas PUPR Kota Sungai Penuh dan Balai Jalan bergerak cepat. Mereka menurunkan personel serta alat berat untuk membersihkan material longsor. Azhar menegaskan bahwa akses masyarakat akan kembali normal setelah pembersihan selesai.
Azhar juga meninjau Daerah Aliran Sungai Batang Merao di Desa Paling Serumpung, Kecamatan Hamparan Rawang. Debit air meningkat dan menyebabkan sebagian tanggul jebol. Namun, pengerjaan tebing penahan sudah berjalan di lokasi.
Menurut Azhar, kondisi Sungai Batang Merao masih aman. Pemerintah dan masyarakat telah melakukan langkah antisipasi sejak awal, seperti normalisasi sungai dan pembangunan tebing penahan.
“Kami memastikan situasi tetap terkendali. Penanganan darurat terus berjalan, dan kami memantau kondisi di lapangan setiap saat,” ujar Azhar.
Pemerintah Kota Sungai Penuh meminta masyarakat tetap waspada. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
(ES*)














