Home / Nasional

Kamis, 8 Mei 2025 - 16:59 WIB

96,8 Juta Warga Miskin BPJS Kesehatannya Dibiayai oleh Negara

Foto Arsip BPJS

Foto Arsip BPJS

Jakarta, inBrita.com – Program penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Kementerian Sosial (Kemensos) mengungkap negara membayar iuran jaminan kesehatan nasional (JKN) bagi 96,8 juta rakyat miskin.

Dilansir dari CNN Indonesia,Kemensos Gandhi Wijaya Cahyo Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) menegaskan pemerintah berusaha seadil mungkin terkait pembagian untuk kuota nasional yang ada.

Gandhi merinci sasaran program PBI BPJS adalah 25.219.510 penduduk miskin. Kemensos gunakan data kemiskinan milik Badan Pusat Statistik (BPS) agar masyarakat kabupaten/kota bisa mendapatkan hak PBI secara merata.

“Kemudian, disandingkan dengan kuota nasional sebanyak 96,8 juta. Sehingga menghasilkan indeks 3,84. Misal, menurut BPS, kabupaten A itu jumlah penduduk miskinnya 100 ribu orang. Maka, mendapatkan kuota PBI 384 ribu,” ujarnya dalam Rapat Panja JKN dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (7/5).

Baca juga :   Alfin Apresiasi Peran PKK Dalam Pembangunan Kota Sungai Penuh

Menurutnya peran pemerintah daerah (pemda) untuk mengusulkan calon peserta PBI.Kemensos mengklaim usulan ini selalu ada setiap buly,dan ada juga pemda tak pernah memberikan usulan dalam setahun.

Kementerian Sosial ini menjadi pekerjaan rumah bagi mereka,dan mendorong pemda untuk terus aktif menyampaikan usulan.

Selain itu Gandhi menjelaskan masyarakat miskin bisa mengusulkan dirinya sendiri sebagai penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan. Proses ini tidak akan melalui musyawarah desa (musdes) dan musyawarah kelurahan (muskel).

Baca juga :   Belasan Orang Tewas, Ledakan Amunisi di Garut

“Ini memang masih menjadi PR kami untuk terus menyosialisasikan kepada teman-teman di daerah agar rutin melakukan usulan-usulan untuk masyarakatnya yang memang membutuhkan (PBI) … Keaktifan daerah ini masih belum merata,” tuturnya. Di kutip dari CNN Indonesia.

“Terkait validitas usulan dari musdes dan muskel, memang ini menjadi concern kami. Untuk men-challenge hal itu, kami juga membuka usulan langsung dari masyarakat melalui aplikasi Cek Bansos, di mana masyarakat bisa mengusulkan dirinya sendiri ataupun tetangganya untuk mendapatkan bansos, termasuk PBI juga,” sambung Gandhi.

Gandhi juga mengungkapkan usulan tersebut akan diteruskan ke Dinas Sosial (Dinsos) daerah terkait.(*)

Berita ini 57 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Tersangka Ayu Puspita di Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan WO

Nasional

Korban Penipuan WO Ayu Puspita Terus Bertambah
Ilustrasi pendataan bantuan sosial warga dan petugas mencatat data penerima bansos.

Nasional

Pendataan Bansos Kini Lebih Transparan dan Terbuka

Nasional

5 Anggota Timnas Akan Menjadi Rekan Megawati
Anthony Sinisuka Ginting berlaga pada turnamen BWF usai cedera bahu

Nasional

Ginting Bidik Kebangkitan Ranking di Thailand Masters
Jemaah sedang salat berjamaah saat ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Nasional

Pemerintah Tunggu Isbat Penentuan Ramadhan 2026
Bhayangkara Presisi Lampung FC merayakan gol saat mengalahkan Semen Padang 4-0 di BRI Super League 2025/2026.

Nasional

Bhayangkara FC Pesta Gol Tekuk Semen Padang
Dadan Hindayana menjelaskan penanganan kasus keracunan MBG dalam acara daring Zona Pangan.

Nasional

Presiden Perintahkan BGN Tangani Keracunan MBG Nasional

Nasional

Libur Idul Adha Cek Tanggal Merah dan Jadwal Cuti Bersama Resmi