Beauty Filter: Dari Biasa Jadi Luar Biasa,Menipu

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi by Yones

Foto : Ilustrasi by Yones

INBRITA.COM,Kamu tak butuh skincare atau makeup yang mahal hanya demi terlihat cantik, cukup pakai beauty filter di gawaimu. Begitulah cara kapitalis menjual produk paling artifisial tersebut. Di era di mana teknologi terus berlari seperti sekarang, tampil cantik sesuai konstruksi masyarakat bahkan bisa diwujudkan dalam hitungan menit. Tinggal pilih filter yang diinginkan, tada~ kamu bisa memiliki kulit putih, wajah yang tirus, serta bulu mata yang lentik. Kami membahas ini dalam episode kedua FTW Media, sebuah Podcast Indonesia yang membahas tentang

Salahkan Standar Kecantikan yang Tak Adil
Kamu yang senang berselancar di media sosial, pasti pernah melihat berita-berita soal editan foto super ekstrem yang membuat wajah dan tubuh berubah. Dari yang gendut bisa kurus, dagu lancip, bahkan kulit kecoklatan bisa berubah seketika tanpa pemutih.

Sejumlah warganet barangkali langsung mencemooh, “Wah editan-nya tipu-tipu ini, parah”,”Wah hati-hati, Guys, sama filter kamera,” lalu mulai memojokkan sang perempuan. Padahal penggunaan beauty filter didorong oleh standar kecantikan tak adil yang menekan para perempuan

penggunaan filter kecantikan di ponsel pintar masih menjadi kegemaran masyarakat apalagi perempuan. Menurut Profesor Kajian Wanita di Universitas Hawaii, L. Ayu Saraswati, standar kecantikan yang berada di masyarakat memengaruhi keunikan yang ada pada pribadi seseorang.

“Masalahnya ketika penggunaan filter ini menjadi normal, perempuan yang (awalnya) punya warna kulit beragam, dengan standar ini, warna kulit cantik cuma satu: Putih. Akibatnya, kita sendiri menjadi tidak bisa menghargai keberagaman,” ungkapnya.

Dampak Buruk
Di balik menyenangkannya memakai beauty filter, para perempuan tak sadar ini menjadi bumerang untuk dirinya sendiri.fotografer fesyen John Rankin Waddel, menggelar pameran foto bertajuk “selfie Ham” Bersama dengan M&C Saatchi dan MT Art Agency. Rankin meminta 15 orang remaja untuk menyunting swafoto mereka hingga ke tahap yang mereka anggap ramah media (social-media friendly).

Dari sana, Rankin melihat sisi gelap di balik penggunaan filter tersebut. Kata dia, aplikasi filter telah mengubah total diri remaja itu. Mereka cuma terdorong untuk memodifikasi diri, menghasilkan wajah baru yang asing. Filter telah mengajarkan orang-orang bahwa wajah mereka tidak cukup bagus, cantik, tampan, sehingga sudah selayaknya dipoles.

Mendobrak Standar Kecantikan Media Sosial,Walaupun masyarakat masih banyak terpengaruh pada standar kecantikan yang direpresentasikan oleh media-media arus utama, ada juga inisiatif-inisiatif perubahan kecil yang dilakukan oleh beberapa perempuan untuk mendobrak standar kecantikan.

Salah satunya ada penata rias Sasha Pallari yang viral lewat kampanye #filterdrop. Kampanye ini mengajak pengguna media sosial menyadari kondisi ketika sebuah filter telah digunakan untuk konten promosi. Dia mendorong konsumen dan merek untuk kembali pada realitas dengan meninggalkan filter tersebut.

Selain itu ada juga Hayati Aziz, penerima penghargaan “Model of the Year 2018” di BeautyFest Asia. Model asal Sumatera ini sukses menentang standar kecantikan versinya sendiri, dengan kepala plontos dan kulit cokelat.

Kamu juga bisa, kok, jadi bagian dari kampanye untuk menunjukkan cantikmu sendiri, tanpa tipu-tipu filter, tanpa dibayangi standar bikinan masyarakat (*)

Sumber : Magdeline

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluang Usaha Sosis Bakar Depan Rumah
Okultasi Asteroid Strenua Hiasi Langit Indonesia Akhir April
Rekomendasi Smartwatch Terbaik untuk Olahraga Tahun 2026
Pedagang Tahu Bulat Diduga Peleceh Anak Jakarta
Perundungan Remaja Ancam Kesehatan Mental Serius Indonesia
Waspada Penipuan Undian Dompet Digital Berkedok Hadiah
Fenomena Benda Langit Depok Ramai Dibahas Warganet
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Kerinci dan Sungai Penuh
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:00 WIB

Peluang Usaha Sosis Bakar Depan Rumah

Jumat, 24 April 2026 - 17:00 WIB

Okultasi Asteroid Strenua Hiasi Langit Indonesia Akhir April

Kamis, 23 April 2026 - 22:00 WIB

Rekomendasi Smartwatch Terbaik untuk Olahraga Tahun 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 00:05 WIB

Pedagang Tahu Bulat Diduga Peleceh Anak Jakarta

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:00 WIB

Perundungan Remaja Ancam Kesehatan Mental Serius Indonesia

Berita Terbaru

Wakil Ketua I DPRD Kota Sungai Penuh Hardizal, S.Sos., M.H., menghadiri serah terima jabatan Kapolres Kerinci di Halaman Mapolres Kerinci, Senin (14/9).

Uncategorized

Wakil Ketua I DPRD Hadiri Sertijab Kapolres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 15:00 WIB

Wali Kota Alfin menyambut Kapolres Kerinci yang baru di Mapolres Kerinci, 14 September 2026.

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Sambut Kapolres Kerinci, Perkuat Kolaborasi

Senin, 14 Sep 2026 - 14:00 WIB

AKBP Hermawan Rizki Yudhantoro melewati prosesi Pedang Pora di Mapolres Kerinci.

SUNGAI PENUH

Pedang Pora Sambut AKBP Hermawan Rizki Yudhantoro

Senin, 14 Sep 2026 - 13:00 WIB

Manchester United kembali disorot usai kalah 0-1 dari Manchester City dalam Derby Manchester.  Foto: @FabrizioRomano

Internasional

Manchester United Terpuruk, Carrick Dorong Tim Segera Bangkit

Senin, 14 Sep 2026 - 11:00 WIB

Foto bersama Sekda Alpian dan para pelajar berprestasi, Senin (14/9/2026).

SUNGAI PENUH

Sekda Alpian Tekankan Disiplin ASN, Dukung Pelajar Berprestasi

Senin, 14 Sep 2026 - 10:00 WIB