Jakarta, iNBrita.com – Platform dompet digital kini tidak hanya berfungsi untuk menyimpan uang, tetapi juga membantu pengguna mendapatkan keuntungan tambahan. Banyak dompet digital rutin menghadirkan promo menarik, seperti cashback, reward, hingga undian berhadiah bernilai besar.
Melalui program tersebut, platform ingin memberi apresiasi sekaligus menciptakan pengalaman transaksi yang lebih menyenangkan bagi pengguna.
Namun, di sisi lain, pelaku kejahatan siber sering memanfaatkan peluang ini. Mereka menggunakan undian berhadiah sebagai kedok penipuan dengan mengirimkan pesan atau tautan yang tampak resmi. Akibatnya, banyak pengguna baru menyadari telah menjadi korban setelah pelaku mengambil alih akun mereka.
Agar terhindar dari penipuan online, pengguna perlu bersikap lebih waspada sebelum mengklik tautan atau merespons pesan yang mengatasnamakan undian digital. Berikut tiga langkah penting untuk mencegah penipuan berkedok hadiah online yang semakin marak.
1. Cek Informasi Melalui Kanal Resmi
Pelaku penipuan biasanya mengirim pesan undian secara tiba-tiba melalui WhatsApp, SMS, atau media sosial yang tidak terverifikasi. Mereka sering mengklaim bahwa korban memenangkan hadiah besar dan meminta korban mengklik tautan tertentu.
Sebelum mempercayai pesan tersebut, pastikan kebenarannya melalui kanal resmi, seperti:
Notifikasi di dalam aplikasi
Situs web resmi
Media sosial terverifikasi
Email resmi dompet digital
Jika pengguna tidak menemukan informasi undian di kanal resmi, maka pesan tersebut hampir pasti palsu.
2. Jangan Pernah Membagikan Data Pribadi, PIN, atau Kode OTP
Meski modus penipuan terus berkembang, tujuan pelaku tetap sama, yaitu menguasai akun korban. Setelah mengarahkan korban ke tautan palsu, pelaku biasanya meminta data sensitif seperti nomor KTP, PIN, kata sandi, atau kode OTP dengan alasan verifikasi atau klaim hadiah.
Perlu diingat, pihak resmi dompet digital tidak pernah meminta PIN atau kode OTP. Pengguna hanya menggunakan PIN dan OTP untuk memverifikasi aktivitas yang mereka lakukan sendiri di aplikasi.
Jika ada pihak yang meminta data tersebut, pengguna bisa langsung menganggapnya sebagai upaya penipuan.
3. Gunakan Fitur Keamanan Tambahan
Saat ini, banyak aplikasi dompet digital menyediakan fitur keamanan tambahan untuk melindungi pengguna dari penipuan online. Fitur ini berfungsi sebagai perlindungan ekstra agar akun tetap aman.
Salah satunya adalah aplikasi DANA yang menghadirkan Jaminan Anti Penipuan melalui fitur Scam Checker di menu DANA Protection. Dengan fitur ini, pengguna dapat memeriksa apakah tautan yang diterima benar-benar berasal dari DANA atau justru merupakan tautan palsu.
DANA Protection Bantu Pengguna Hindari Penipuan
Selain mengecek tautan, Scam Checker juga memungkinkan pengguna memeriksa nomor telepon, rekening, hingga akun media sosial yang mengatasnamakan DANA.
Cara menggunakannya sangat mudah. Pengguna cukup menyalin atau memasukkan tautan atau nomor yang diterima. Sistem kemudian menampilkan hasil pengecekan dalam hitungan detik.
Fitur ini bekerja dengan tingkat akurasi tinggi karena telah terintegrasi dengan layanan resmi Kominfo Digital (Komdigi). Sistem secara rutin memperbarui data berdasarkan laporan masyarakat dan temuan internal.
Jika sistem mendeteksi indikasi penipuan, pengguna dapat langsung mengirim laporan melalui aplikasi DANA tanpa perlu berpindah platform.
Dengan DANA Protection, pengguna dapat bertransaksi dengan lebih tenang. DANA menghadirkan perlindungan yang cepat, praktis, dan aman agar pengguna menikmati pengalaman transaksi digital yang nyaman dan terlindungi.
(Tim*)









