Waspada Penipuan Undian Dompet Digital Berkedok Hadiah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspresi kebingungan seorang perempuan saat membaca pesan mencurigakan di ponsel yang diduga terkait penipuan digital.

Ekspresi kebingungan seorang perempuan saat membaca pesan mencurigakan di ponsel yang diduga terkait penipuan digital.

Jakarta, iNBrita.comPlatform dompet digital kini tidak hanya berfungsi untuk menyimpan uang, tetapi juga membantu pengguna mendapatkan keuntungan tambahan. Banyak dompet digital rutin menghadirkan promo menarik, seperti cashback, reward, hingga undian berhadiah bernilai besar.

Melalui program tersebut, platform ingin memberi apresiasi sekaligus menciptakan pengalaman transaksi yang lebih menyenangkan bagi pengguna.

Namun, di sisi lain, pelaku kejahatan siber sering memanfaatkan peluang ini. Mereka menggunakan undian berhadiah sebagai kedok penipuan dengan mengirimkan pesan atau tautan yang tampak resmi. Akibatnya, banyak pengguna baru menyadari telah menjadi korban setelah pelaku mengambil alih akun mereka.

Agar terhindar dari penipuan online, pengguna perlu bersikap lebih waspada sebelum mengklik tautan atau merespons pesan yang mengatasnamakan undian digital. Berikut tiga langkah penting untuk mencegah penipuan berkedok hadiah online yang semakin marak.

1. Cek Informasi Melalui Kanal Resmi

Pelaku penipuan biasanya mengirim pesan undian secara tiba-tiba melalui WhatsApp, SMS, atau media sosial yang tidak terverifikasi. Mereka sering mengklaim bahwa korban memenangkan hadiah besar dan meminta korban mengklik tautan tertentu.

Baca Juga :  Modus Penipuan Iklan Medsos Semakin Mengkhawatirkan

Sebelum mempercayai pesan tersebut, pastikan kebenarannya melalui kanal resmi, seperti:

  • Notifikasi di dalam aplikasi

  • Situs web resmi

  • Media sosial terverifikasi

  • Email resmi dompet digital

Jika pengguna tidak menemukan informasi undian di kanal resmi, maka pesan tersebut hampir pasti palsu.

2. Jangan Pernah Membagikan Data Pribadi, PIN, atau Kode OTP

Meski modus penipuan terus berkembang, tujuan pelaku tetap sama, yaitu menguasai akun korban. Setelah mengarahkan korban ke tautan palsu, pelaku biasanya meminta data sensitif seperti nomor KTP, PIN, kata sandi, atau kode OTP dengan alasan verifikasi atau klaim hadiah.

Perlu diingat, pihak resmi dompet digital tidak pernah meminta PIN atau kode OTP. Pengguna hanya menggunakan PIN dan OTP untuk memverifikasi aktivitas yang mereka lakukan sendiri di aplikasi.

Jika ada pihak yang meminta data tersebut, pengguna bisa langsung menganggapnya sebagai upaya penipuan.

3. Gunakan Fitur Keamanan Tambahan

Saat ini, banyak aplikasi dompet digital menyediakan fitur keamanan tambahan untuk melindungi pengguna dari penipuan online. Fitur ini berfungsi sebagai perlindungan ekstra agar akun tetap aman.

Baca Juga :  DANA Kaget: Cara Kilat Klaim Saldo Gratis

Salah satunya adalah aplikasi DANA yang menghadirkan Jaminan Anti Penipuan melalui fitur Scam Checker di menu DANA Protection. Dengan fitur ini, pengguna dapat memeriksa apakah tautan yang diterima benar-benar berasal dari DANA atau justru merupakan tautan palsu.

DANA Protection Bantu Pengguna Hindari Penipuan

Selain mengecek tautan, Scam Checker juga memungkinkan pengguna memeriksa nomor telepon, rekening, hingga akun media sosial yang mengatasnamakan DANA.

Cara menggunakannya sangat mudah. Pengguna cukup menyalin atau memasukkan tautan atau nomor yang diterima. Sistem kemudian menampilkan hasil pengecekan dalam hitungan detik.

Fitur ini bekerja dengan tingkat akurasi tinggi karena telah terintegrasi dengan layanan resmi Kominfo Digital (Komdigi). Sistem secara rutin memperbarui data berdasarkan laporan masyarakat dan temuan internal.

Jika sistem mendeteksi indikasi penipuan, pengguna dapat langsung mengirim laporan melalui aplikasi DANA tanpa perlu berpindah platform.

Dengan DANA Protection, pengguna dapat bertransaksi dengan lebih tenang. DANA menghadirkan perlindungan yang cepat, praktis, dan aman agar pengguna menikmati pengalaman transaksi digital yang nyaman dan terlindungi.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Okultasi Asteroid Strenua Hiasi Langit Indonesia Akhir April
Rekomendasi Smartwatch Terbaik untuk Olahraga Tahun 2026
Pedagang Tahu Bulat Diduga Peleceh Anak Jakarta
Perundungan Remaja Ancam Kesehatan Mental Serius Indonesia
Fenomena Benda Langit Depok Ramai Dibahas Warganet
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Kerinci dan Sungai Penuh
Gerhana Bulan Total Warnai Langit Indonesia 7 September
Rotasi Bumi Cepat Ini Hari Terpendek di 2025
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 17:00 WIB

Okultasi Asteroid Strenua Hiasi Langit Indonesia Akhir April

Kamis, 23 April 2026 - 22:00 WIB

Rekomendasi Smartwatch Terbaik untuk Olahraga Tahun 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 00:05 WIB

Pedagang Tahu Bulat Diduga Peleceh Anak Jakarta

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:00 WIB

Perundungan Remaja Ancam Kesehatan Mental Serius Indonesia

Jumat, 26 Desember 2025 - 00:01 WIB

Waspada Penipuan Undian Dompet Digital Berkedok Hadiah

Berita Terbaru

Harga emas Antam anjlok Rp20.000 menjadi Rp2.839.000 per gram pada Rabu, 13 Mei 2026.

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok Tajam Hari Ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, menyerahkan hadiah kepada pemenang Turnamen Bola Voli Wali Kota Cup 2026 di Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, Selasa (12/5) malam.

Daerah

Wali Kota Tutup Turnamen Voli Wali Kota Cup 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:00 WIB

Petugas Densus 88 bersama pemerintah daerah saat sosialisasi penerapan kotak amal berbasis QR barcode di Aula Mapolres Kerinci, Selasa (12/5/2026).

Daerah

Kotak Amal QR Barcode Cegah Penipuan dan Terorisme

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Foto: ilustrasi/thinkstock

Kesehatan

Waspadai Akrilamida dalam Makanan yang Digoreng

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:00 WIB

Foto: REUTERS/Francis Mascarenhas

Internasional

Krisis Energi Asia Akibat Perang Iran Meluas

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:00 WIB