Camat Enggano: Warga Rugi, Minta Benahi Pelabuhan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani pisang di Enggano Bengkulu Utara Tidak bisa memasarkan pisang Mereka (Foto google)

Petani pisang di Enggano Bengkulu Utara Tidak bisa memasarkan pisang Mereka (Foto google)

Jakarta , iNBrita.com – Ribuan warga Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, sekarang merasa kekhawatiran, mereka kini terisolasi akibat pendangkalan alur pelabuhan, sehingga Kapal besar tak bisa bersandar, mengakibatkan arus logistik dan hasil bumi warga terhenti total.

Camat Enggano, Susanto yang sudah lama berdomisili menyebut kondisi ini sangat berdampak pada ekonomi masyarakat. Petani pisang, misalnya, kehilangan pasar karena tidak bisa mengirim hasil panen ke luar pulau. “Biasanya harga pisang super mencapai Rp60.000. Sekarang hanya laku Rp15.000 hingga Rp20.000,” ujar Susanto dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Sabtu (22/6/2024).

Baca Juga :  Solok Berduka, Bupati Dua Periode Gusmal Meninggal

Akibatnya Pisang milik warga  banyak dibuang  ke laut karena membusuk. Ferry yang biasa mengangkut hasil panen pun tidak dapat bersandar di Dermaga Pulau Bayi.

Menurut Susanto, pendangkalan terjadi karena tanggul batu di muara pelabuhan jebol, akibat abrasi, pasir masuk ke alur pelabuhan.Sayangnya, otoritas pelabuhan belum juga memperbaiki kerusakan ini sejak tiga bulan terakhir.

Baca Juga :  Polres Kerinci Gelar Sosialisasi Rekrutmen Anggota Polri Tahun 2024

“Kami sudah berulang kali menyampaikan laporan, tetapi belum ada tindakan nyata. Warga semakin terdampak,” tegas Susanto.

Ia meminta pemerintah pusat segera turun tangan untuk menormalisasi alur pelabuhan. Selain itu, Susanto juga mendesak agar warga menerima kompensasi ekonomi karena mobilitas dan penghasilan mereka benar-benar lumpuh.(***)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter Bantu Korban Bencana
Pemerintah Belum Beri Kepastian Soal Kenaikan Gaji ASN 2026
Dedi Mulyadi Tinjau Lokasi Pengambilan Air Aqua
27 Ribu Milenial Terjun ke Pertanian, Raup Rp 15–20 Juta per Bulan
Wako Alfin Hadiri Rakornas TPAKD Dorong Inklusi Keuangan
BGN Tutup SPPG Yang Melanggar SOP Program MBG
PAN Resmi Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya DPR
Ahmad Muzani Tidak Lagi Menjabat Sekjen Partai Gerindra
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 15:00 WIB

Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter Bantu Korban Bencana

Rabu, 19 November 2025 - 08:00 WIB

Pemerintah Belum Beri Kepastian Soal Kenaikan Gaji ASN 2026

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:50 WIB

Dedi Mulyadi Tinjau Lokasi Pengambilan Air Aqua

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:30 WIB

27 Ribu Milenial Terjun ke Pertanian, Raup Rp 15–20 Juta per Bulan

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 01:30 WIB

Wako Alfin Hadiri Rakornas TPAKD Dorong Inklusi Keuangan

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini naik tipis menjadi Rp2.733.000 per gram pada 17 Juni 2026.(Foto: Robert Lens/Pexels


Baca artikel detikfinance,

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Menguat Tipis Terbaru 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:00 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadwalkan eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK pada Kamis (18/6/2026). (Dok: PPKGBK)

Nasional

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., menghadiri Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Pawai Obor 1 Muharram

Selasa, 16 Jun 2026 - 19:00 WIB

Wako Alfin melepas ribuan peserta Pawai Obor 1 Muharam 1448 H di Sungai Penuh. ( Foto Pemkot)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Ajak Bangun Generasi Qurani Sambut 1 Muharam

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:00 WIB

Foto Ilustrasi (Pexels)

Ekonomi

Harga Pertalite Rp18.040, Pertamina Akhirnya Buka Suara

Selasa, 16 Jun 2026 - 17:00 WIB