Harga HP dan Laptop Berpotensi Naik, Krisis Chip Memori Diperkirakan Berlangsung hingga 2030
Jakarta, iNBrita.com – Konsumen yang berencana membeli ponsel atau laptop baru sebaiknya tidak menunda terlalu lama. Pasalnya, industri teknologi global saat ini menghadapi tekanan besar akibat keterbatasan pasokan chip memori, sementara kebutuhan untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) terus meningkat.
Selain itu, kondisi tersebut mulai mendorong kenaikan harga berbagai perangkat elektronik. Sejumlah produsen smartphone dan laptop telah menyesuaikan harga sejak akhir 2025, dan tren kenaikan diperkirakan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan.
Bahkan, produsen chip asal Korea Selatan, SK Hynix, memprediksi ketatnya pasokan chip memori akan bertahan hingga akhir dekade ini. Prediksi tersebut menunjukkan bahwa industri teknologi masih harus menghadapi tantangan pasokan dalam jangka panjang.
Ledakan AI Ubah Peta Industri Chip
Sementara itu, CEO Nothing, Carl Pei, juga menyampaikan peringatan serupa. Melalui unggahan di media sosial, ia menyarankan konsumen untuk tidak menunda pembelian smartphone karena biaya komponen terus meningkat akibat lonjakan kebutuhan industri AI.
Menurut Pei, era penurunan harga komponen smartphone dari tahun ke tahun kini telah berakhir. Sejalan dengan itu, perusahaan teknologi yang mengoperasikan pusat data AI berskala besar terus mengamankan kapasitas produksi chip jauh-jauh hari untuk memenuhi kebutuhan komputasi mereka.
Lebih lanjut, Pei menjelaskan bahwa industri AI kini menggunakan chip memori yang sebelumnya banyak terserap oleh pasar smartphone. Akibatnya, produsen chip mengalihkan lebih banyak kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan sektor AI.
Kondisi tersebut memaksa banyak vendor smartphone mengambil langkah penyesuaian. Oleh karena itu, sebagian produsen menaikkan harga jual perangkat, sedangkan produsen lainnya mengurangi spesifikasi produk untuk menekan biaya produksi.
Harga Smartphone Berpotensi Melonjak
Pei memperkirakan beberapa produsen dapat menaikkan harga perangkat hingga lebih dari 30 persen. Ia juga menilai segmen smartphone entry-level dan menengah akan menghadapi tekanan paling besar karena produsen memiliki ruang keuntungan yang lebih terbatas pada kategori tersebut.
Di sisi lain, Nothing juga berencana menyesuaikan harga pada sejumlah lini produknya. Perusahaan itu mengambil langkah tersebut untuk mengimbangi kenaikan biaya komponen sekaligus mendukung pengembangan perangkat baru.
Menurut berbagai proyeksi industri, produsen tidak hanya menghadapi kenaikan biaya chip memori, tetapi juga meningkatnya biaya produksi komponen pendukung lainnya. Karena itu, konsumen kemungkinan akan melihat lebih banyak penyesuaian harga pada perangkat baru yang meluncur dalam beberapa tahun mendatang.
Industri Gim Ikut Terdampak
Tak hanya itu, industri gim juga mulai merasakan dampak kelangkaan chip memori. Valve sempat mengalami keterbatasan stok Steam Deck sebelum kembali memasarkannya dengan harga yang lebih tinggi.
Sementara itu, sejumlah pengembang perangkat keras gim menunda beberapa proyek karena keterbatasan pasokan RAM. Kondisi tersebut memunculkan spekulasi bahwa produsen dapat menaikkan harga Nintendo Switch 2 dan menunda peluncuran PlayStation 6.
Selain konsol gim, keterbatasan chip memori juga berpotensi memengaruhi berbagai perangkat elektronik lain yang membutuhkan kapasitas memori besar untuk menjalankan fitur berbasis AI.
Proyeksi Harga Perangkat pada 2026
Meski demikian, permintaan perangkat teknologi tetap menunjukkan tren positif. Di tengah kondisi tersebut, TrendForce memperkirakan harga laptop sepanjang 2026 akan naik sekitar 15 persen. Lembaga riset pasar itu juga memprediksi harga smartphone akan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan demikian, konsumen kemungkinan harus menyiapkan anggaran yang lebih besar untuk membeli perangkat elektronik dalam beberapa tahun ke depan. Selama industri AI terus meningkatkan kebutuhan chip memori dan produsen belum mampu menambah kapasitas produksi secara signifikan, harga perangkat teknologi berpotensi terus bergerak naik.
(eny)









