Solok Selatan, iNBrita.com – SMAN 1 Solok Selatan menggelar arak-arakan bungo lamang untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan menampilkan seni budaya Minangkabau.
Para siswa menghias bungo lamang dengan kertas warna-warni, lalu membawanya dalam arak-arakan.
Bungo lamang sebagai tradisi Minangkabau berbentuk bunga dari kertas, kemudian menancap pada wadah berisi lamang, yaitu ketan yang dimasak dalam bambu.
Masyarakat Minang kabau menghadirkan tradisi bungo lamang dalam acara keagamaan dan adat, seperti Maulid Nabi, pesta nagari, serta alek nagari.
Mereka menjadikan tradisi ini sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, dan upaya menjaga budaya.
Dalam kegiatan ini arak-arakan dimulai dari halaman sekolah menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Labuh.
Para siswi berjalan rapi dengan jilbab dan seragam sekolah, sedangkan para siswa memakai kopiah. Mereka menabuh rebana dan melantunkan sholawat sehingga suasana semakin meriah dan religius.
Kepala SMAN 1 Solok Selatan, Mairisna, S.Pd., M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini memberi ruang bagi siswa untuk belajar seni, mengasah kreativitas, dan mengenal sejarah budaya Minangkabau.
Ia menilai siswa mampu mengekspresikan tradisi melalui karya indah sehingga mereka bisa menghidupkan budaya di tengah masyarakat.
Mairisna mengapresiasi semangat seluruh siswa yang ikut serta dalam kegiatan ini. Ia berharap para siswa terus menumbuhkan kebersamaan, tidak hanya saat memperingati Maulid Nabi, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sekolah.
Dengan kegiatan ini, SMAN 1 Solok Selatan menghidupkan tradisi bungo lamang, mempererat kebersamaan, dan menanamkan cinta budaya kepada generasi muda.









