Sri Mulyani Masuk Dewan Direksi Gates Foundation

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Mulyani Indrawati/Foto: Rifkianto Nugroho

Sri Mulyani Indrawati/Foto: Rifkianto Nugroho

Jakarta, iNBrita.com  – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung dengan Dewan Direksi Gates Foundation. Selain memiliki pengalaman panjang dalam reformasi keuangan, ia juga ahli dalam kebijakan ekonomi. Oleh karena itu, dewan mengharapkan kontribusi Sri Mulyani dapat memperkuat tata kelola yayasan.

CEO Gates Foundation, Mark Suzman, mengatakan pada Selasa (13/1/2026), “Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang adil. Keahliannya sangat penting untuk tujuan jangka panjang yayasan.”

Fokus Yayasan: Tiga Tujuan Utama

Dewan menilai bergabungnya Sri Mulyani strategis karena yayasan merencanakan pengeluaran dana abadi selama dua dekade. Yayasan memfokuskan diri pada tiga prioritas:

  • Mencegah kematian ibu dan bayi.

  • Memerangi penyakit menular pada generasi mendatang.

  • Mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan.

Baca Juga :  Kominfo Kabupaten Kerinci Studi Tiru ke Dinas Kominfo Kota Padang

Sri Mulyani menyatakan, “Selain itu, saya merasa terhormat dapat berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang.” Ia menambahkan, “Dengan pengalaman saya di bidang keuangan global dan kebijakan ekonomi, saya berharap dapat menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup.”

Struktur Dewan Direksi

Dewan Direksi kini terdiri dari Sri Mulyani, Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates. Di sisi lain, Baroness Nemat (Minouche) Shafik sedang cuti untuk menjabat sebagai Kepala Penasihat Ekonomi Perdana Menteri Inggris.

Pembentukan Divisi Afrika dan India

Gates Foundation membentuk Divisi Kantor Afrika dan India (AIO) yang dipimpin oleh Ankur Vora. Divisi ini menyatukan kantor yayasan di Afrika dan India sehingga suara regional lebih terdengar dalam strategi, penetapan prioritas, dan pelaksanaan program.

Baca Juga :  DPC Gerindra Kota Sungai Penuh Semarakkan HUT RI

Yayasan hadir di Afrika sejak 2012, dengan kantor di Etiopia, Kenya, Nigeria, Senegal, dan Afrika Selatan. Kantor India di Delhi berdiri sejak 2003 dan menjangkau banyak negara bagian.

Vora akan mengawasi kantor perwakilan di seluruh Afrika dan India, bekerja sama dengan Direktur Afrika, Paulin Basinga, dan Direktur Kantor India, Archna Vyas. Dengan demikian, koordinasi antarregional diharapkan lebih efektif.

Vora menambahkan, “Selain itu, divisi baru ini menegaskan pentingnya Afrika dan India dalam misi kami hingga 2045. Kami memastikan perspektif negara tetap memandu strategi, prioritas, dan alokasi sumber daya.”

(tim)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan
OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis
Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba
Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia
Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur
Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis

Senin, 8 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur

Berita Terbaru

Bunga daisy mekar dengan kelopak putih dan pusat kuning cerah. ( Foto Pexels)

Pendidikan

Arti Bunga Daisy Cantik Simbol Kesetiaan dan Cinta

Sabtu, 13 Jun 2026 - 00:00 WIB

Ishak (76) berjuang melawan stroke di tengah keterbatasan hidup. (Istimewa)

KERINCI

Ishak Berjuang Melawan Stroke di Tengah Keterbatasan Hidup

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:00 WIB

Foto: Ilustrasi Trading (Istimewa)

Ekonomi

Harga Emas Naik Tajam, Investor Berburu Logam Mulia

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:00 WIB

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Kuasai Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok Tajam Hari Ini, Saatnya Beli?

Kamis, 11 Jun 2026 - 14:00 WIB