Dedi Mulyadi Tinjau Lokasi Pengambilan Air Aqua

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi Sidak ke Pabrik Air Minum di Subang, Sumber YouTube/KDM

Dedi Mulyadi Sidak ke Pabrik Air Minum di Subang, Sumber YouTube/KDM

Jakarta , iNBrita.com – Video di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel (KDM) viral dan menarik perhatian publik. Dalam video itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi lokasi pengolahan air mineral Aqua. Ia menanyakan langsung sumber air yang digunakan perusahaan tersebut.

Dedi bertanya apakah air berasal dari sungai atau mata air permukaan.
“Ngambil airnya dari sungai?” tanya Dedi.
“Airnya dari bawah tanah, Pak,” jawab seorang staf.

Dedi tampak terkejut. Ia memastikan bahwa perusahaan mengambil air dari bawah tanah melalui proses pengeboran. Ia juga menanyakan dampak lingkungan dari aktivitas tersebut, termasuk potensi pergeseran tanah.

Baca Juga :  Afghanistan Terdampak Salju Tebal, 61 Orang Meningga

“Saya kira dari air permukaan, dari sungai atau mata air. Berarti kategorinya sumur pompa dalam?” ujar Dedi.

Aqua menjelaskan bahwa perusahaan tidak memakai sumur bor biasa. Mereka menggunakan akuifer dalam yang terbentuk alami di sistem hidrogeologi pegunungan.

Air dari akuifer itu terlindungi secara alami dan telah melalui kajian ilmiah dari ahli UGM serta Unpad. Sebagian sumber bahkan mengalir sendiri atau self-flowing.

Aqua menegaskan bahwa pengambilan air tidak mengganggu sumber air masyarakat. Perusahaan menyebut airnya berasal dari lapisan berbeda dengan air permukaan yang digunakan warga.

Baca Juga :  Sinergi Pemkot Sungai Penuh dan TNI Makin Kuat

Aqua juga memastikan proses pengambilan air sudah memiliki izin resmi dari pemerintah. Badan Geologi Kementerian ESDM dan pemerintah daerah rutin mengawasi kegiatan tersebut. Sebagai tanggung jawab lingkungan, perusahaan menerapkan Kebijakan Perlindungan Air Tanah Dalam (Ground Water Resources Policy).

Menanggapi kekhawatiran publik soal risiko longsor, Aqua menegaskan bahwa proses pengambilan air berlangsung terkendali. Berdasarkan kajian UGM, kegiatan itu tidak menyebabkan pergeseran tanah atau longsor.

(ES)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter Bantu Korban Bencana
Pemerintah Belum Beri Kepastian Soal Kenaikan Gaji ASN 2026
27 Ribu Milenial Terjun ke Pertanian, Raup Rp 15–20 Juta per Bulan
Wako Alfin Hadiri Rakornas TPAKD Dorong Inklusi Keuangan
BGN Tutup SPPG Yang Melanggar SOP Program MBG
PAN Resmi Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya DPR
Ahmad Muzani Tidak Lagi Menjabat Sekjen Partai Gerindra
Ketua TP-PKK Sungai Penuh Hadiri HKG PKK ke-53
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 15:00 WIB

Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter Bantu Korban Bencana

Rabu, 19 November 2025 - 08:00 WIB

Pemerintah Belum Beri Kepastian Soal Kenaikan Gaji ASN 2026

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:50 WIB

Dedi Mulyadi Tinjau Lokasi Pengambilan Air Aqua

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:30 WIB

27 Ribu Milenial Terjun ke Pertanian, Raup Rp 15–20 Juta per Bulan

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 01:30 WIB

Wako Alfin Hadiri Rakornas TPAKD Dorong Inklusi Keuangan

Berita Terbaru

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (kanan) bersama jajaran saat konferensi pers memaparkan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara di Jakarta, 2026.(Foto : Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Travel

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB

Nissan Tekton tampil dengan desain SUV tangguh dan modern, resmi meluncur di India dengan harga mulai Rp 199 jutaan.(Foto: Dok. Nissan)

Teknologi

Nissan Tekton SUV Baru Irit 19 Km Dijual Murah

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:00 WIB

Tecno Pova 8 5G hadir dengan baterai 8000mAh dan fitur Alive Matrix Display yang unik.(foto : Dok.Tecno)

Teknologi

Tecno Pova 8 5G Resmi Indonesia, Baterai 8000mAh

Rabu, 15 Jul 2026 - 16:00 WIB