Home / Nasional

Sabtu, 1 November 2025 - 17:30 WIB

DPRD Pati Tolak Pemakzulan, Bupati Sudewo Janji Berbenah

Rapat paripurna DPRD Pati bahas hasil Pansus hak angket, Jumat (31/10/2025).

Rapat paripurna DPRD Pati bahas hasil Pansus hak angket, Jumat (31/10/2025).

Pati , iNBrita.com  – DPRD Kabupaten Pati memutuskan menolak usulan pemakzulan terhadap Bupati Pati, Sudewo. DPRD memilih memberikan rekomendasi perbaikan kinerja setelah menggelar rapat paripurna Pansus hak angket di Gedung DPRD Pati pada Jumat (31/10/2025).

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyampaikan bahwa enam fraksi, yaitu Gerindra, PPP, PKB, Demokrat, Golkar, dan PKS, sepakat menolak pemakzulan. Mereka meminta Bupati Sudewo segera memperbaiki kinerja pemerintahannya.

“Sebanyak 36 anggota DPRD menyetujui agar Bupati Pati berbenah dan memperbaiki kinerjanya ke depan,” kata Ali kepada wartawan seusai rapat paripurna.

Perwakilan Fraksi Gerindra, Yeti Kristianti, menegaskan bahwa fraksinya mendorong Bupati Sudewo meningkatkan kualitas kepemimpinan dan pelayanan publik.

“Kami mencermati hasil hak angket dan meminta Bupati memperbaiki kinerja agar pemerintahan Pati semakin baik,” ujar Yeti.

Fraksi PDI Perjuangan mengambil sikap berbeda. Juru bicaranya, Danu Ikhsan, meminta DPRD meneruskan hasil hak angket ke Mahkamah Agung (MA). Danu menilai Bupati Sudewo melanggar sumpah jabatan dan ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Baca juga :   Biduan Joget Erotis Peringatan Isra Mi’raj Viral

“Bupati Pati telah melanggar sumpah dan ketentuan undang-undang. Kami meminta DPRD mengirimkan usulan pemberhentian ke Mahkamah Agung,” tegas Danu di ruang paripurna.

Bupati Pati, Sudewo, menanggapi keputusan DPRD dengan sikap terbuka. Ia menyampaikan apresiasi dan berjanji menindaklanjuti semua rekomendasi yang disampaikan dewan.

“Saya mencatat seluruh rekomendasi sebagai bahan perbaikan kinerja. Saya akan memperbaiki pemerintahan agar pembangunan Kabupaten Pati berjalan lebih baik dan masyarakat lebih sejahtera,” ucap Sudewo melalui sambungan daring.

Sementara itu, ratusan warga yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi protes di Alun-alun Pati. Mereka membakar ban dan menyuarakan kekecewaan terhadap keputusan DPRD yang menolak pemakzulan.

Baca juga :   Candi Lemah Duwur, Peninggalan Majapahit yang Penuh Mistis

“Kami sangat kecewa. Banyak bukti kesalahan kebijakan Bupati, tapi DPRD malah berpihak kepadanya,” ujar Mulyati, perwakilan Masyarakat Pati Bersatu.

Aksi itu sempat memanas. Polisi mengamankan empat orang yang membawa ketapel dan mercon saat unjuk rasa berlangsung.

“Kami menangkap empat orang karena mereka membawa barang berbahaya. Kami masih memeriksa keterlibatan mereka,” jelas Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Menjelang malam, situasi di sekitar Alun-alun Pati kembali tenang. Massa membubarkan diri setelah berputar di sekitar alun-alun, sementara polisi tetap menjaga keamanan di lokasi.

Dengan keputusan ini, DPRD Pati secara tegas menolak pemakzulan Bupati Sudewo dan meminta Bupati memperbaiki kinerjanya.

Keputusan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk membenahi tata kelola pemerintahan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Pati.

(ES*)

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Warga Pekalongan melapor ke Polda Jawa Tengah karena diduga menjadi korban penipuan seleksi taruna Akpol.

Nasional

Warga Pekalongan Laporkan Penipuan Seleksi Akpol Rp2,6 Miliar
Empat anggota DPR disidang MKD DPR RI terkait pelanggaran kode etik.

Nasional

MKD DPR Beri Sanksi Etik kepada Sahroni, Nafa, dan Eko
Tim KNKT mengunduh data black box pesawat ATR 42-500 PK-THT yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

Nasional

KNKT Unduh Black Box Pesawat ATR Jatuh
Taruna Fariadi tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan

Nasional

Taruna Fariadi Menyerahkan Diri ke KPK Setelah OTT
Harga emas Pegadaian hari ini Galeri 24 dan UBS turun di hampir semua ukuran

Nasional

Harga Emas Pegadaian Turun Galeri 24 UBS Hari
Ilustrasi buah nangka matang kuning dengan tekstur berdaging, populer di Indonesia.

Nasional

Indonesia Masuk Lima Besar Produsen Nangka Dunia
Aurellie Moremans memegang bukunya sambil tersenyum, menceritakan pengalaman hidup penuh tantangan dan inspirasi.

Nasional

Aurellie Moremans Bagikan Kisah Hidup Penuh Inspirasi
Wenny Ipmawan dari Pertamina memaparkan materi Bioetanol pada acara Sustainability Champions di Jakarta, 16 April 2026.

Nasional

Pertamina Gunakan Tebu sebagai Sumber Bioetanol Bensin