Home / Internasional

Rabu, 12 November 2025 - 23:04 WIB

Turki Tolak 3.000 Sapi Uruguay, Kapal Terombang-ambing

Kapal pengangkut ternak Spiridon II terlihat berlabuh di lepas pantai Bandirma, Turki, setelah otoritas menolak masuknya 3.000 sapi dari Uruguay akibat pelanggaran dokumen. (AFP Photo)

Kapal pengangkut ternak Spiridon II terlihat berlabuh di lepas pantai Bandirma, Turki, setelah otoritas menolak masuknya 3.000 sapi dari Uruguay akibat pelanggaran dokumen. (AFP Photo)

Bandirma, iNBrita.comOtoritas Turki menolak masuknya 3.000 sapi dari Uruguay karena pelanggaran dokumen. Akibat keputusan itu, ribuan sapi tersebut terombang-ambing di laut selama tiga minggu.

Kapal pengangkut ternak Spiridon II membawa ribuan sapi dari Montevideo, Uruguay, lebih dari 50 hari lalu. Saat kapal itu tiba di Pelabuhan Bandirma, pesisir selatan Laut Marmara, pada 21 Oktober, pejabat pelabuhan langsung menolak izin masuknya.

Direktorat Komunikasi Turki menjelaskan bahwa pihak pelabuhan hanya mengizinkan kapal berlabuh sementara pada hari Minggu untuk memuat pakan dan alas tidur. Setelah itu, petugas kembali memerintahkan kapal berlayar ke lepas pantai.

Baca juga :   Satgas TMMD ke-126 Percepat Pembangunan Jalan Baru

Pemilik kapal menyebut awak kapal sudah kehilangan 48 ekor sapi dan hampir kehabisan pakan. Ia juga menunjukkan rekaman yang menampilkan kantong putih di dek atas yang diduga berisi bangkai sapi.

Warga Bandirma mengaku mencium bau busuk dan melihat kawanan lalat beterbangan di sekitar kapal.

Direktorat Komunikasi Turki menegaskan bahwa pelabuhan menerima permohonan impor 2.901 sapi indukan dari 15 perusahaan pada 21 Oktober. Namun, saat para inspektur hewan memeriksa kiriman itu, mereka menemukan beberapa sapi tidak memiliki tanda telinga atau chip identitas elektronik. Selain itu, 469 sapi lainnya tidak sesuai dengan data pada dokumen pengiriman.

Baca juga :   Atletico Madrid Bertekad Raih Liga Champions Musim Depan

Karena pelanggaran tersebut, pejabat pelabuhan melarang seluruh sapi masuk ke wilayah Turki. Mereka menyampaikan keputusan itu kepada pihak bea cukai pada 23 Oktober. Para importir kemudian menggugat keputusan tersebut ke pengadilan. Sementara proses hukum masih berjalan, kapal Spiridon II tetap berlabuh di lepas pantai Bandirma.

(VVR*)

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri berlaga di Malaysia Open 2026

Internasional

Fajar Sebut Aaron/Wooi Yik Menang Beruntung

Internasional

Trump : Sebuah Kehormatan Paus Pertama Terpilih dari AS
Pasukan Garda Revolusi Iran bersiaga di tengah protes.

Internasional

IRGC Tegaskan Keamanan Garis Merah di Iran Nasional

Internasional

Ana/Trias Menang Meyakinkan, Jaga Asa Indonesia di Swiss Open
Pemandangan hutan hujan tropis Sumatera yang terancam kerusakan.

Internasional

Hutan Sumatera Terancam Serius Akibat Ulah Manusia
Sabar Karyaman Gutama dan Reza Pahlevi Isfahani di India Open 2026

Internasional

Sabar Reza Melaju Mulus ke Babak Kedua
Ratusan ribu warga Filipina memenuhi jalan Manila dalam aksi protes anti-korupsi terkait proyek pengendalian banjir.

Internasional

Protes Massal Filipina Meluas Usai Skandal Korupsi
Wali Kota New York Zohran Mamdani berbicara tentang penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat.

Internasional

Zohran Mamdani Kecam Trump atas Penangkapan Maduro