Pembongkaran Rumah Ahmad Sahroni Habiskan Rp250 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja membongkar sisa bangunan rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok menggunakan ekskavator (Kompas Megapolitan)

Pekerja membongkar sisa bangunan rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok menggunakan ekskavator (Kompas Megapolitan)

Jakarta, iNBrita.com–  Tim pembongkaran telah merobohkan rumah pribadi Ahmad Sahroni di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Timur. Mereka menghabiskan biaya sekitar Rp250 juta untuk meruntuhkan bangunan tiga lantai tersebut.

Bangunan milik anggota DPR RI nonaktif itu kini rata dengan tanah. Pada Jumat (14/11/2025), dua ekskavator terlihat mengangkut puing, sementara puluhan pekerja mengumpulkan besi, menyerok sisa bangunan di jalan, dan menyiram air untuk menekan debu.

Tiga dump truck juga beroperasi mengangkut puing keluar dari lokasi. Ketua tim pembongkaran, Abdullah, mengatakan bahwa timnya mulai bekerja sejak Senin (10/11).

“Biaya pembongkarannya sekitar Rp250 juta. Jumlah itu sudah mencakup alat berat, operasional, upah pekerja, transportasi, dan angkut puing,” ujar Abdullah.

Tim menghitung biaya berdasarkan luas bangunan sekitar 400 meter persegi dan tinggi 12 meter, dengan durasi pekerjaan dua minggu. Abdullah menjelaskan bahwa mereka harus bergerak hati-hati karena rumah berada di kawasan padat penduduk sehingga risiko merusak bangunan lain cukup besar.

Ia menegaskan bahwa timnya hanya mengerjakan pembongkaran. Setelah seluruh puing terangkat, kontraktor yang ditunjuk akan melanjutkan proses pembangunan.

Rumah Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur 22 sebelumnya menjadi target massa saat demonstrasi pada akhir Agustus. Massa merusak dan menjarah rumah milik Bendahara Umum NasDem tersebut. Sahroni mengaku bersembunyi di lantai atas dan bahkan sempat bertemu salah satu penjarah di kamar mandi.

(ES)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Diperpanjang
Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
AMP Desak PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Guru PPPK Jadi PNS, Ini Syarat dan Mekanismenya
Mendagri Ungkap Empat Faktor Pendorong Ekonomi Daerah
BMKG Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Indonesia
Abu Anak Krakatau Menyebar, Penerbangan Perlu Waspada
Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:00 WIB

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Diperpanjang

Senin, 14 September 2026 - 18:00 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Jumat, 11 September 2026 - 17:00 WIB

AMP Desak PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Jumat, 11 September 2026 - 12:00 WIB

Guru PPPK Jadi PNS, Ini Syarat dan Mekanismenya

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WIB

Mendagri Ungkap Empat Faktor Pendorong Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Wali Kota Alfin saat menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026.

SUNGAI PENUH

Alfin Sampaikan Perubahan APBD 2026 Sesuai Kebutuhan Daerah

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga Fed

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:00 WIB

Petugas Polres Kerinci bersama warga memadamkan karhutla di Desa Semerap.

KERINCI

Sinergi Polres Kerinci dan Warga Padamkan Karhutla Semerap

Rabu, 16 Sep 2026 - 13:00 WIB

Sri Kartini Alfin menghadiri pembelajaran Sekolah Lansia Tangguh di Sungai Penuh.  (15/9/2026)

SUNGAI PENUH

Sri Kartini Alfin Ajak Lansia Hidup Sehat Produktif

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:00 WIB

Harga emas Antam menguat Rp1.000 menjadi Rp2.593.000 per gram pada Rabu, 16 September 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp1.000

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:00 WIB