Kebakaran Apartemen Hong Kong Menambah Jumlah Korban WNI

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran apartemen di kompleks Wong Fuk Court, Hong Kong. (AFP/PETER PARKS)

Kebakaran apartemen di kompleks Wong Fuk Court, Hong Kong. (AFP/PETER PARKS)

Jakarta, iNBrita.com – Pemerintah Indonesia menyampaikan pembaruan mengenai WNI yang menjadi korban kebakaran apartemen di Hong Kong. Kemlu melaporkan bahwa jumlah WNI yang meninggal kini mencapai sembilan orang. Tiga WNI lainnya mengalami luka dan masih menjalani perawatan.

Dalam pernyataan pada Minggu (30/11/2025), Kemlu menjelaskan bahwa Hong Kong Police Force mengirim data terbaru pada pukul 12.20 waktu setempat. Laporan itu mencatat dua korban jiwa tambahan asal Indonesia dan satu korban luka baru. Informasi tersebut membuat jumlah korban meningkat dari laporan sebelumnya.

Kebakaran terjadi pada Rabu (26/11) dan melanda beberapa blok apartemen di kawasan padat penduduk. Api menyebar cepat dan memicu kepanikan para penghuni. Insiden ini menewaskan 128 orang dan menjadi salah satu kebakaran paling mematikan di Hong Kong.Pemerintah setempat menetapkan masa berkabung selama tiga hari dan mulai memberlakukannya pada Sabtu (29/11). Warga Hong Kong juga mengadakan hening cipta untuk menghormati para korban.

Baca Juga :  Fajar/Fikri Menggila Menangi Laga Perdana Indonesia Masters

Di sisi lain, KJRI Hong Kong terus bergerak untuk membantu para WNI. KJRI membentuk Tim Family Engagement yang bertugas mengatur pemulangan jenazah. Tim tersebut juga memberikan informasi mengenai jadwal repatriasi dan perkembangan lain yang perlu diketahui keluarga korban di Indonesia. Langkah ini dilakukan agar keluarga memperoleh informasi yang jelas dan tepat.

Pemerintah terus berkoordinasi dengan otoritas Hong Kong untuk memantau proses investigasi. Petugas Indonesia mengikuti setiap perkembangan penyelidikan dan meminta informasi terbaru mengenai penyebab kebakaran serta kondisi para korban. Dengan langkah ini, pemerintah berupaya memberikan kejelasan kepada keluarga dan memastikan perlindungan bagi seluruh WNI di wilayah tersebut.

Baca Juga :  RS Hermina Terbakar 75 Pasien Dievakuasi

Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, menjelaskan bahwa KJRI menjaga komunikasi intensif dengan keluarga korban. Petugas melakukan panggilan telepon dan panggilan video untuk memberikan kabar terbaru. Ia menyatakan bahwa beberapa korban sudah teridentifikasi. Namun sebagian lainnya masih memerlukan proses identifikasi lanjutan. Dalam kondisi tertentu, petugas mungkin membutuhkan sampel DNA dari keluarga untuk mempercepat pencocokan.

Yvonne meminta keluarga bersiap jika penyidik memerlukan data tambahan. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat seluruh proses agar penanganan korban berjalan lancar dan terkoordinasi.

(Es)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB