UNIFIL Tegaskan Israel Bangun Tembok Langgar Garis Biru

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembok beton yang dibangun militer Israel terlihat melintasi area dekat Garis Biru di Lebanon selatan. Foto: UNIFIL/AFP

Tembok beton yang dibangun militer Israel terlihat melintasi area dekat Garis Biru di Lebanon selatan. Foto: UNIFIL/AFP

Jakarta, iNBrita.com – Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon menyatakan bahwa militer Israel membangun tembok di wilayah Lebanon selatan, dekat Garis Biru. UNIFIL menilai langkah tersebut melanggar kedaulatan Lebanon.

UNIFIL melaporkan bahwa survei pada Oktober menunjukkan tembok beton berbentuk T di barat daya Yaroun melintasi Garis Biru dan menutup akses lebih dari 4.000 meter persegi wilayah Lebanon. Pada November, temuan serupa muncul di tenggara Yaroun.

Baca Juga :  Prediksi dan Jadwal Libur Iduladha 2026

Militer Israel (IDF) menjelaskan bahwa tembok itu bagian dari proyek penguatan perbatasan sejak 2022 dan menegaskan bahwa bangunan tersebut tidak melewati Garis Biru.

Meski terikat gencatan senjata, Israel masih menempatkan pasukan di lima titik strategis di Lebanon selatan dan melakukan serangan rutin dengan alasan menargetkan Hizbullah.

Baca Juga :  Prabowo Hadiri Pertemuan Konservasi Gajah Peusangan di London

UNIFIL menyatakan bahwa aktivitas Israel melanggar Resolusi DK PBB 1701. PBB telah meminta Israel memindahkan tembok dan kembali mendesak IDF untuk menghormati Garis Biru serta menarik pasukannya dari wilayah Lebanon.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Hutri Randa menghadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Wisuda STIA-NUSA Sungai Penuh

Senin, 31 Agu 2026 - 17:00 WIB