Thailand Berlakukan Jam Malam Usai Bentrok Kamboja

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang-orang berkumpul di sekitar api unggun di dekat tenda-tenda pada malam hari di kawasan perkemahan, di tengah kondisi keamanan yang meningkat.

Orang-orang berkumpul di sekitar api unggun di dekat tenda-tenda pada malam hari di kawasan perkemahan, di tengah kondisi keamanan yang meningkat.

Jakarta, iNBrita.comThailand memberlakukan jam malam di Provinsi Trat, wilayah tenggara negara itu, setelah pertempuran dengan Kamboja meluas hingga daerah pesisir perbatasan yang disengketakan. Pemerintah Thailand mengumumkan kebijakan tersebut pada Minggu (14/12/2025).

Sepanjang tahun ini, Thailand dan Kamboja beberapa kali terlibat kontak senjata. Ketegangan meningkat sejak bentrokan pada Mei lalu yang menewaskan seorang tentara Kamboja.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Laksamana Muda Surasant Kongsiri, menyatakan bahwa bentrokan terus terjadi meski Kamboja kembali menyatakan kesiapan untuk gencatan senjata pada Sabtu. Ia menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers di Bangkok saat mengumumkan kebijakan jam malam.

Baca Juga :  Khamenei Tewas Diserang AS-Israel, Harga Minyak Melonjak

Thailand menyatakan kesiapan untuk menempuh jalur diplomatik. Namun, pemerintah Thailand menegaskan bahwa Kamboja harus menghentikan serangan terlebih dahulu sebelum perundingan dapat dimulai.

Pada Sabtu (13/12), militer Thailand menghancurkan sebuah jembatan yang digunakan pasukan Kamboja untuk mengirim senjata berat dan peralatan militer. Thailand juga melancarkan operasi yang menargetkan artileri Kamboja di Provinsi Koh Kong, wilayah pesisir Kamboja.

Pemerintah Thailand menerapkan jam malam di lima distrik Provinsi Trat yang berbatasan langsung dengan Koh Kong. Kebijakan tersebut tidak mencakup pulau wisata Koh Chang dan Koh Kood. Sebelumnya, militer Thailand juga memberlakukan jam malam di Provinsi Sakeo bagian timur, dan aturan itu masih berlaku.

Baca Juga :  Dominasi Filipina Malaysia Warnai Hari Pertama M7

Sejak Senin, pasukan Thailand dan Kamboja saling menembakkan senjata berat di sejumlah titik sepanjang perbatasan sepanjang 817 kilometer. Bentrokan ini menjadi yang paling sengit sejak konflik lima hari pada Juli lalu, yang berakhir setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Malaysia memediasi kedua negara.

Donald Trump menyatakan bahwa ia telah berbicara dengan Perdana Menteri sementara Thailand, Anutin Charnvirakul, dan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, pada Jumat. Menurut Trump, kedua pemimpin tersebut sepakat untuk menghentikan seluruh aksi penembakan.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur
Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026
United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan
Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026
NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat
Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:00 WIB

Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:00 WIB

Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:00 WIB

Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 14:00 WIB

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan

Berita Terbaru

Aplikasi penghasil uang.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang dari Game yang Sedang Populer

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:00 WIB

Honda Brio dan Toyota Agya menjadi pilihan hatchback populer untuk kebutuhan harian di Indonesia.(Gambar dibuat oleh Claude AI)

Teknologi

Honda Brio vs Toyota Agya Pilih Terbaik

Jumat, 5 Jun 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi pengisian BBM dengan campuran bioetanol 5 persen di SPBU sebagai bagian dari kebijakan ESDM (Foto: Pertamina)

Ekonomi

ESDM Wajibkan Bioetanol 5 Persen di SPBU

Jumat, 5 Jun 2026 - 05:00 WIB

Ilustrasi Imam Al Ghazali. Foto: Ilustrasi: Fauzan Kamil

Khasanah

Kisah Imam Al-Ghazali Tokoh Islam Berpengaruh Sepanjang Masa

Jumat, 5 Jun 2026 - 04:00 WIB

Foto ilustrasi: Thinkstock

Kesehatan

Waspadai Gejala Kolesterol Tinggi yang Muncul di Kaki

Jumat, 5 Jun 2026 - 03:00 WIB