Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Jakarta . iNBrita.comPola hidup modern yang minim aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi gula, dan kenaikan berat badan yang tidak terkendali semakin mengancam kesehatan perempuan. Kebiasaan tersebut ikut memicu peningkatan kasus kanker payudara dan kanker rahim (endometrium).

Senior Consultant Medical Oncologist Parkway Cancer Centre Singapura, Dr. See Hui Ti, mengatakan tren kanker pada perempuan berubah dalam dua dekade terakhir.

Menurutnya, gaya hidup sedentari, obesitas, dan pola makan tinggi gula menjadi pemicu utama perubahan tersebut.

“Kebiasaan kurang bergerak, obesitas, serta pola makan tinggi gula ikut mendorong bertambahnya kasus kanker payudara dan kanker rahim,” ujar Dr. See.

Gaya Hidup Berpengaruh Besar

Dr. See membantah anggapan bahwa kanker payudara hanya disebabkan faktor keturunan. Menurutnya, penyakit ini muncul akibat gabungan faktor genetik, hormon, dan kebiasaan sehari-hari.

Baca Juga :  Ahli Jantung Rekomendasikan 9 Buah Rendah Gula

Selain riwayat keluarga, paparan estrogen dalam jangka panjang, menopause yang terlambat, belum pernah melahirkan, kelebihan berat badan, merokok, dan konsumsi alkohol juga memperbesar risikonya.

“Semua faktor itu saling berinteraksi dan meningkatkan peluang seseorang terkena kanker payudara,” jelasnya.

Meski tidak dapat mengubah faktor genetik, setiap orang tetap bisa menekan risikonya melalui pola hidup sehat.

“Riwayat keluarga dan mutasi genetik memang tidak bisa diubah. Namun, setiap orang masih dapat mengurangi risikonya dengan menjalani pola hidup sehat,” katanya.

Deteksi Dini Menentukan Penanganan

Kanker payudara berkembang secara bertahap. Untuk menentukan terapi, tim medis menganalisis jaringan dan karakteristik molekuler tumor. Hasilnya membantu dokter mengenali subtipe kanker dan memilih pengobatan yang paling tepat.

Baca Juga :  Obesitas Vietnam Meningkat Tajam Dipicu Gaya Hidup Tidak Sehat

Subtipe seperti hormone receptor-positive, HER2-positive, dan triple-negative memerlukan penanganan berbeda. Dokter dapat memberikan terapi hormon, terapi target, kemoterapi, atau imunoterapi sesuai kondisi pasien.

AI Membantu, Dokter Tetap Memutuskan

Teknologi AI kini membantu tenaga medis membaca hasil mammografi dengan lebih akurat. Namun, AI hanya berperan sebagai pendukung.

Dr. See menegaskan bahwa dokter tetap menetapkan diagnosis dan memilih terapi berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, menghindari rokok dan alkohol, serta menjalani skrining secara berkala.

“Semakin cepat kanker ditemukan, semakin besar peluang pasien mendapatkan pengobatan yang efektif dan mempertahankan kualitas hidup yang baik,” tutup Dr. See.

(annisa)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Bahaya Mikroplastik dari Dapur Ancam Kesehatan Keluarga
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Berita Terbaru

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Kesehatan

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Rabu, 22 Jul 2026 - 03:00 WIB

.Ilustrasi kode redeem Free Fire (FF) terbaru dengan berbagai hadiah gratis dari Garena.

Game

Kode Redeem Free Fire Terbaru 22 Juli 2026 Gratis

Rabu, 22 Jul 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi game penghasil saldo GoPay.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026 Cair ke DANA, Begini Caranya

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:00 WIB

Bunga Agapanthus bermekaran dengan warna biru ( Foto Pexels)

Pendidikan

Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga

Rabu, 22 Jul 2026 - 00:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama Gubernur Jambi Al Haris saat audiensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI di Jakarta.

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Audiensi Percepat Pengukuhan Batas Kawasan Hutan

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:00 WIB