Home / Internasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 00:40 WIB

Truk Migran Terbalik di Afar, 22 Orang Tewas

Foto: detikcom/Thinkstock/assistantua

Foto: detikcom/Thinkstock/assistantua

Afar, iNBrita.com  – Kecelakaan tragis menimpa sebuah truk yang mengangkut puluhan migran di wilayah Semera, Afar, Ethiopia bagian utara. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 22 orang dan melukai lebih dari 60 lainnya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa pagi (6/1/2026) di kawasan Semera, yang berjarak ratusan kilometer di sebelah barat Djibouti. Pejabat setempat menyampaikan informasi tersebut kepada AFP.

Pihak berwenang menjelaskan bahwa truk melaju di jalur berbahaya saat membawa para migran yang hendak menempuh perjalanan ilegal. Para calo manusia mengarahkan rombongan tersebut tanpa memberikan pemahaman mengenai risiko besar di sepanjang rute migrasi.

“Para penyelundup menyesatkan warga dan mendorong mereka menempuh jalur yang sangat berbahaya. Truk kehilangan kendali akibat muatan berlebih dan kondisi jalan yang buruk,” ujar otoritas wilayah Afar dalam keterangan resmi.

Baca juga :   Museveni Menang Lagi, Oposisi Tolak Hasil Pemilu Uganda

Petugas darurat segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan kecelakaan. Tim penyelamat mengevakuasi korban luka ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat. Rumah sakit setempat masih merawat puluhan korban yang mengalami luka serius.

Pemerintah Afar juga membagikan foto kondisi kecelakaan melalui akun Facebook resminya. Foto tersebut memperlihatkan truk dalam posisi terbalik dengan bagian belakang dan kompartemen penumpang hancur parah. Puing-puing kendaraan berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Tragedi ini kembali menyoroti bahaya migrasi ilegal di kawasan Tanduk Afrika. Ethiopia berperan sebagai salah satu titik keberangkatan utama migran yang menempuh jalur “Rute Timur”. Ribuan orang setiap tahun meninggalkan wilayah tersebut demi mencari pekerjaan di negara-negara Teluk yang kaya.

Baca juga :   Prabowo Terbang ke Magelang Dikawal Jet Tempur

Para migran biasanya memulai perjalanan darat dari Ethiopia menuju Djibouti, lalu menyeberangi Laut Merah menuju Yaman. Mereka berharap mendapatkan pekerjaan sebagai buruh bangunan atau pekerja rumah tangga. Namun, perjalanan tersebut sering berujung pada kecelakaan, kekerasan, dan kematian.

Pemerintah Ethiopia dan otoritas daerah Afar terus mengimbau masyarakat agar tidak tergiur janji calo ilegal. Aparat juga berjanji meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap jaringan penyelundupan manusia untuk mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.

(vvr)

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Renee Nicole Good, penyair peraih penghargaan sastra di Amerika Serikat

Internasional

Siapa Renee Good, Perempuan Tewas Ditembak Imigrasi AS
Gambar viral di media sosial yang disebut menampilkan komet 3I/ATLAS namun belum dikonfirmasi NASA.

Internasional

Warganet Sebarkan Gambar Diduga Komet 3I/ATLAS
Timnas Bulutangkis Putri Indonesia menghadapi Jepang pada BATC 2026

Internasional

Tim Putri Indonesia Kalah dari Jepang di BATC
Delcy Rodríguez berbicara di depan kamera menuntut pembebasan Maduro dan Flores

Internasional

Wapres Venezuela Tuntut Bebaskan Maduro dan Flores Segera
Kapal tanker terbakar di perairan Selat Hormuz setelah serangan drone Iran.

Internasional

Iran Tutup Selat Hormuz, Tanker Diserang Drone
Andrew Mountbatten-Windsor menghadiri acara resmi, dokumen REUTERS/Toby Melville

Internasional

Polisi Inggris Tangkap Pangeran Andrew Terkait Skandal Epstein
Penyerang AS Roma Tommaso Baldanzi mencoba melewati bek Cagliari Sebastiano Luperto saat Cagliari menang 1-0 di Liga Italia 2025/2026

Internasional

AS Roma Menelan Kekalahan Tipis Lawan Cagliari
Formasi pemain Barcelona dan Villarreal dengan pergantian selama pertandingan.

Internasional

Barcelona Kalahkan Villarreal 4-1, Yamal Cetak Hat-trick