OJK Catat Pembiayaan Pinjol Tembus Rp94,85 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Foto: Infografis/Fuad Hasim

Ilustrasi/Foto: Infografis/Fuad Hasim

Jakarta . iNBrita.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan pembiayaan industri fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online hingga November 2025. Nilai outstanding pembiayaan mencapai Rp 94,85 triliun atau tumbuh 25,45% secara tahunan (year on year/yoy).

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan , Agusman, menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers bulanan yang berlangsung secara virtual pada Jumat.

“Outstanding pembiayaan pinjaman online pada November 2025 mencapai Rp 94,85 triliun dengan pertumbuhan 25,45% secara tahunan,” ujar Agusman.

Juga mencatat peningkatan pembiayaan secara bulanan. Pada Oktober 2025, industri fintech P2P lending menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 92,92 triliun dengan pertumbuhan 23,86% yoy.

Selain pertumbuhan pembiayaan, Agusman menyoroti kondisi risiko kredit, mencatat rasio kredit bermasalah atau TWP90 berada di level 4,33% per November 2025.

Angka tersebut naik dibandingkan November 2024 yang tercatat sebesar 2,52%. Rasio TWP90 juga meningkat dari posisi Oktober 2025 sebesar 2,76%.

Meski meningkat, menilai rasio TWP90 masih aman. Regulasi OJK menetapkan batas maksimum TWP90 sebesar 5%.

“Secara agregat, tingkat risiko kredit tetap terkendali di level 4,33%,” tegas Agusman.

(eni)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BYD Denza Z9 GT Hadir dengan Teknologi Otonom Canggih 2027
Kode Redeem Free Fire 14 Oktober 2026, Cek Hadiah Gratis
Iran Tawarkan Mediasi, Konflik Teluk Ancam Harga Minyak Dunia
Gantikan Mendiang Suami, Linda Resmi Jabat Wabup Klaten
Longsor Tambang Emas Solok Selatan Tewaskan Empat Pekerja
6 Tips Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga hingga Tua
Solok Selatan Perkuat Aturan Kawasan Tanpa Rokok
Yamaha PG-1 2026 Meluncur, Harga Rp35 Jutaan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BYD Denza Z9 GT Hadir dengan Teknologi Otonom Canggih 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Kode Redeem Free Fire 14 Oktober 2026, Cek Hadiah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Iran Tawarkan Mediasi, Konflik Teluk Ancam Harga Minyak Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Gantikan Mendiang Suami, Linda Resmi Jabat Wabup Klaten

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Longsor Tambang Emas Solok Selatan Tewaskan Empat Pekerja

Berita Terbaru

IHSG anjlok 11,57% di tengah sentimen MSCI, membuka peluang bagi investor untuk memburu saham undervalue dan dividen tinggi.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB

IHSG merosot tajam setelah MSCI membuka konsultasi perubahan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB